Tabrak Lapak Buah Saat Hujan, 1 Warga Tewas Terseret Mobil di Batuampar
Kondisi Mobil Yang Menewaskan Seorang Warga Yang Sedang Berteduh Dijalan Yos Sudarso, Minggu (19/10) pagi. Saat Ini, Kendaraan Tersebut Diamankan di Unit Lakalantas Polresta Barelang. Foto : Tommy Purniawan
Batam, Batamnews - Dengan suara gemuruh dan hujan yang mengguyur, pagi itu berubah menjadi mimpi buruk di jalan Yos Sudarso. Sebuah mobil Toyota HEV merah marun, nomor polisi BP 1651 CO, melaju dengan tidak wajar.
Bukan hanya hujan yang membuat warga di sekitar PT Trakindo, Batuampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, waspada pada Minggu, 19 Oktober 2025 pagi itu.
Di pinggir jalan, sebuah lapak buah menjadi tempat berteduh sementara bagi empat orang wanita yang sedang mengendarai dua motor. Mereka berusaha menghindari gerimis yang semakin deras.
Tiba-tiba, mobil merah itu datang dengan kecepatan tinggi. Menurut Ardi, seorang saksi, mobil itu terlihat kehilangan kendali.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Batam, Mobil Tabrak Ibu-Ibu yang Sedang Berteduh
"Kami dikejutkan oleh suara tabrakan yang keras. Mobil itu melaju kencang dan langsung menghancurkan lapak buah," ujarnya.
Akibatnya, para wanita yang sedang berteduh itu tidak sempat menyelamatkan diri. Empat orang tertabrak, dan satu korban terseret ke bawah kolong mobil. Korban itu meninggal dunia di tempat, sementara satu lainnya terluka.
Warga yang melihat kejadian itu langsung berusaha membantu. Mereka mengevakuasi korban menggunakan mobil yang kebetulan melintas untuk dibawa ke rumah sakit.
Sementara itu, pengemudi mobil terlihat panik. Ada dugaan bahwa pengemudi, yang diduga seorang wanita, sedang dalam keadaan mabuk.
Polisi kemudian datang dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Mobil merah marun itu sekarang berada di Unit Lakalantas Polresta Barelang.
Kondisinya rusak parah, dengan kaca belakang yang pecah. Jejak seretannya masih terlihat jelas, mulai dari lokasi tabrakan hingga ke dalam parit.
Baca juga: Mobil Tabrak Rombongan Ibu-Ibu di Batu Ampar, Satu Orang Dilaporkan Tewas
Hingga saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan pengemudi mobil. Belum ada keterangan resmi karena penyelidikan masih berlangsung. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar.
Komentar Via Facebook :