Kapolda Kepri Janji Fasilitasi Audiensi, Tampung Keluh Kesah Mahasiswa Batam

Kapolda Kepri Janji Fasilitasi Audiensi, Tampung Keluh Kesah Mahasiswa Batam

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin Saat Memberikan Sertifikat Kepada Mahasiswa Yang Hadir Dalam Diskusi Yang Diadakan di Kampus UIB, Kamis (9/10) pagi Foto: Humas Polda Kepri

Nurjali

Batam, Batamnews - Universitas Internasional Batam (UIB) mengambil inisiatif untuk menjembatani suara mahasiswa dengan pihak kepolisian. Mereka menggelar forum diskusi yang menghadirkan Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, bersama perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh kampus di Batam. 

Tujuannya jelas: bersama-sama mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kepri dan Kota Batam.

Pertemuan yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran UIB ini mengusung tema "Menjaga Kamtibmas dan Stabilitas Kota Batam". 

Baca juga: Razia Mendadak Dishub Batam, Pemotor Panik dan Kabur!

Turut hadir perwakilan mahasiswa dari Politeknik Batam, Unrika, Uniba, dan UIB. Kapolda Kepri hadir didampingi sejumlah pejabat utama, seperti Kabid Humas, Direktur Samapta, Direktur Intel, Direktur Krimsus, dan Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin.

Dalam sambutannya, Kapolda Asep Safrudin menjelaskan bahwa kehadirannya merupakan respons atas undangan Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan. Ia menekankan pentingnya menjaga Batam yang notabene merupakan wilayah strategis dan berbatasan langsung dengan negara tetangga. 

"Kamtibmas harus tetap dijaga. Forum ini diharapkan dapat mengajak mahasiswa di Batam turut serta menjaga agar Batam tetap aman," ujarnya.

Asep menegaskan bahwa mahasiswa adalah komponen penting dalam mewujudkan Kamtibmas. Forum ini, kata dia, menjadi wadah untuk menampung keluh kesah mereka. Salah satu keluhan yang mengemuka adalah kesulitan mahasiswa mengajak audiensi dengan Kepala BP Batam atau Walikota. 

"Keluhan ini akan kami carikan solusinya. Dalam waktu dekat, kami akan memfasilitasi pertemuan tersebut," janji Asep.

Ia juga mengingatkan tentang posisi Kepri yang perekonomiannya pesat, menduduki peringkat keempat secara nasional. Kemajuan ini ditopang banyaknya perusahaan asing. 

Jika Kamtibmas terganggu, kata Asep, investor bisa saja hengkang. "Kepri harus dijaga. Jika demonstrasi sering terjadi, investor bisa takut untuk menanamkan modal di Batam," tegasnya.

Untuk menggambarkan betapa sensitifnya Kamtibmas di Kepri, Asep membagikan pengalamannya. Saat menjabat Kapolresta Bogor dengan segala kompleksitasnya, ia tak pernah mendapat telepon dari Kedutaan Besar asing.

"Berbeda dengan di Kepri. Saat terjadi demonstrasi di sejumlah daerah, justru sejumlah Duta Besar negara besar menelpon untuk menanyakan kondisi Kamtibmas di sini," ceritanya.

Oleh karena itu, Asep berharap forum seperti ini dapat menjadi solusi. Aspirasi dan keluhan mahasiswa tidak perlu selalu disampaikan dengan turun ke jalan, melainkan bisa didiskusikan bersama untuk mencari jalan keluar.

Sementara itu, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan, menyatakan bahwa kegiatan ini selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ia meyakini bahwa program Tri Dharma hanya dapat berjalan baik jika Kamtibmas dan stabilitas terjaga.

"Mahasiswa perlu magang di industri, kampus membutuhkan program CSR dari perusahaan. Jika aktivitas perusahaan terganggu, bagaimana semua itu bisa berjalan?" ujar Iskandar.

Baca juga: Tertibkan Pajak dan PJU, Pemkab Bintan-Gandeng PLN Untuk Optimalkan Penerimaan Daerah

Berdasarkan pemikiran itulah, UIB merasa perlu mendapatkan masukan dari kepolisian. Mereka ingin memahami peran serta dunia pendidikan dalam menjaga Kamtibmas. "Apa yang harus kami lakukan agar semua ini bisa terjaga?" tanyanya.

Iskandar berterima kasih kepada Kapolda dan jajarannya yang bersedia hadir dan memberikan pencerahan. Ia berharap, melalui kolaborasi ini, situasi kondusif di Batam dapat terus terpelihara.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :