Triwulan III 2025, Imigrasi Karimun Terbitkan 2.494 Paspor dan Capai PNBP 96%
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun Dwi Avandho Farid, saat memberikan keterangan pers.
Karimun, Batamnews - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun menuturkan capaian kerjanya hingga triwulan ketiga tahun 2025. Dari target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 8,001 miliar, realisasinya mencapai Rp 7,68 miliar atau sekitar 96%.
Kepala Kantor Imigrasi setempat, Dwi Avandho Farid, menyampaikan hal tersebut dalam pemaparan kinerja yang digelar bersama keluarga dan awak media di Aula Imigrasi Karimun, Rabu, 1 Oktober 2025.
“Capaian kami hingga triwulan III ini sebesar Rp 7,68 miliar, atau setara dengan 96% dari target,” ujarnya.
Baca juga: Operasi Gurita Karimun Sita 72.939 Batang Rokok Ilegal dan Minuman Alkohol
Di bidang pelayanan dokumen, Imigrasi Karimun telah menerbitkan 2.494 paspor. Namun, 20 permohonan lainnya tertunda karena ditemukan indikasi pelanggaran.
“Ada sejumlah pelanggaran yang membuat kami harus menunda penerbitan paspor tersebut,” jelas Dwi.
Sementara itu, di Pelabuhan Internasional Karimun, tercatat 77.949 WNI dan 22.478 WNA yang melintas. Imigrasi juga menolak keberangkatan 35 WNI dan menolak kedatangan 4 WNA karena diduga melanggar aturan.
Selama periode yang sama, Imigrasi Karimun mendeporasi 2 WNA, melakukan penangkalan sebanyak 2 kali, penangguhan 1 kali, pengawasan orang asing 1 kali, operasi gabungan 1 kali, serta 11 kali kegiatan intelijen.
Di bidang perizinan tinggal, Imigrasi memproses sejumlah permohonan, antara lain:
- 20 perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan (ITK)
- 4 perpanjangan izin masuk
- 6 izin keluar (EPO)
- 80 perpanjangan Izin Tinggal Terbatas (ITAS)
- 83 Izin Keluar-Masuk Kembali (EREP)
Pada bidang intelijen dan penindakan hukum, Imigrasi Karimun aktif melakukan pengawasan, pembinaan desa binaan, pemeriksaan administratif paspor, penyelidikan tindak pidana keimigrasian, hingga tindakan deportasi.
“Kami membina 6 desa, yaitu Desa Pauh, Sungai Ungar, Sawang Laut, Tebias, Pangke, dan Selat Mendaun,” pungkas Dwi.

Komentar Via Facebook :