Gara-gara Drone, Pesawat Terbesar Rusia Hampir Seruduk Apartemen di Moskow
Tangkapan layar video sebuat pesawat kargo terbesar Rusia nyaris menambrak apartemen.
Batam, Batamnews - Tadi pagi, Selasa, 23 September 2025, salah satu pesawat kargo terbesar di dunia terbang sangat rendah, nyaris menyapu atap apartemen di Moskow. Pesawat Antonov-124 milik Kementerian Pertahanan Rusia itu melakukan manuver menghindari segerombolan drone Ukraina yang menyerang ibu kota Rusia dini hari tadi.
Dilansir dari Mtuk Pesawat raksasa itu terbang rendah menuju Bandara Vnukovo, membuat warga setempat terkejut. Manuver tersebut dilakukan untuk menghindari drone kamikaze Ukraina yang menyerang Moskow sepanjang malam dan pagi ini, mengakibatkan kekacauan penerbangan.
Pertahanan udara Rusia mengklaim telah menembak jatuh banyak drone dalam salah satu serangan terbesar Ukraina sejak perang dimulai.
Baca juga: Usai Memorial Charlie Kirk yang Dihadiri Trump, Sampah Memenuhi Jalan dan Picu Kecaman
Sebuah ledakan juga dilaporkan di tempat parkir di Reutov, hanya 14 kilometer dari Kremlin. Malam yang jarang terjadi ketika perang benar-benar sampai ke pusat kota Moskow.
Tidak jelas apakah Antonov-124 itu sedang akan mendarat atau lepas landas dari Vnukovo. Pesawat sepanjang 226 kaki dengan berat lepas landas 450 ton ini sangat langka, hanya ada 57 unit di seluruh dunia.
Wali Kota Moskow, Sergey Sobyanin, menyatakan setidaknya 34 drone telah ditembak jatuh. Serangan ini memaksa Bandara Sheremetyevo, bandara internasional utama Moskow, menunda semua keberangkatan dan kedatangan. Bandara di Kazan dan Nizhnekamsk juga mengalami nasib serupa.
Akibatnya, lalu lintas udara kacau. Penerbangan dari Dubai ke Moskow dialihkan ke Nizhny Novgorod. Penumpangnya terpaksa menunggu tiga jam di dalam pesawat, lalu diberi kasur dan tidur di lantai terminal.
Penerbangan dari Vladivostok dialihkan ke St. Petersburg. Seorang penumpang mengeluh, "Kami 300 orang. Tidak ada makanan, tidak ada alkohol, hanya air. Pengisi daya baterai habis. Penerbangan kami dijadwal ulang berkali-kali."
Kekacauan di Moskow ini terjadi bersamaan dengan gangguan di bandara-bandara utama Eropa Utara akibat drone yang terlihat di Copenhagen dan Oslo.
Baca juga: Daftar Negara yang Menolak Kemerdekaan Palestina, Ada Tetangga Indonesia
Sementara itu, Rusia juga terus melancarkan serangan mematikan di berbagai kota Ukraina. Sebuah serangan rudal di Tatarbunary, wilayah Odesa, menewaskan satu wanita dan melukai tiga orang. Enam bom udara Rusia menghantam gedung tempat tinggal di Zaporizhzhia dan menewaskan seorang perempuan.
Serangan-serangan terbaru ini terjadi tepat sebelum pertemuan direncanakan antara Donald Trump dan Volodymyr Zelensky di New York hari ini.

Komentar Via Facebook :