Polisi Tetapkan Satu Tersangka, Buru Pelaku Lain Penganiaya Sekuriti Bengkong

Polisi Tetapkan Satu Tersangka, Buru Pelaku Lain Penganiaya Sekuriti Bengkong

Kanit Polsek Bengkong Iptu Afriadi. Foto : Tommy Purniawan

Nurjali

Batam, Batamnews - Seorang sekuriti menjadi korban pengeroyokan di kawasan Bengkong Laut pada Selasa, 16 September 2025 sore. Polisi telah menetapkan satu orang tersangka dan masih memburu pelaku lainnya.

Kasus ini bermula ketika terjadi adu mulut antara korban, seorang sekuriti berinisial Ss, dengan pedagang di sekitar lokasi Golden Prawn. Situasi memanas dan berujung pada pengeroyokan terhadap Ss. Ia dipukuli oleh sejumlah orang. Tidak hanya itu, motornya juga dirusak oleh massa yang emosi.

Iptu Afriadi dari Unit Reskrim Polsek Bengkong menjelaskan bahwa satu pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. "Kita masih mencari pelaku lainnya," ujarnya pada Sabtu, 20 September 2025.

Baca juga: Jimson di Batam Berjuang 3 Tahun Desak Polisi Tangkap 60 Orang Beri Keterangan Palsu Kasus Anaknya

Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka di kepala dan badan. Kepalanya berdarah akibat benturan benda keras. Polisi telah memeriksa keterangan lima orang saksi dalam penyelidikan ini. 

Afriadi menambahkan, "Kita masih melakukan penyelidikan dan kemungkinan jumlah pelaku akan bertambah."

Pelaku yang sudah diamankan mengaku melakukan penganiayaan secara spontan. Ia ikut memukuli korban karena melihat banyak orang sudah melakukannya. Afriadi berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat. 

"Jangan melakukan pemukulan kepada siapapun, apalagi tidak mengetahui permasalahannya," pesannya.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 ayat 1 KUHP yang ancaman hukumannya mencapai 5 tahun 6 bulan penjara. Polisi masih mengumpulkan bukti dan saksi untuk menangkap pelaku lain. Identitas tersangka yang sudah diamankan sementara dirahasiakan agar tidak mengganggu proses pengejaran.

Kejadian yang sempat viral di media sosial ini berawal ketika sekuriti setempat menendang gerobak seorang pedagang. 

Baca juga: Polisi Dalami Kecelakaan di Simpang Kepri Mall, Dua Pengendara Motor Masih Kritis dan Belum Teridentifikasi

Dalam sebuah video, terlihat seorang wanita pedagang berbaju merah muda menangis dan menggerutu, "Kami ini cari makan, dia arogan gitu." Amukan massa pun terjadi tak lama setelahnya. Sekuriti itu berusaha melarikan diri dari kejaran warga.

Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Afriadi, membenarkan kejadian ini. Korban telah melapor dengan dilengkapi bukti visum. Pihaknya masih menyelidiki kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi, baik dari kalangan pedagang, sekuriti, maupun warga yang menyaksikan langsung.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :