Siti Qomariyah dan Surya Kusuma, Karyawan Capella Motor Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kosan Tanjung Sengkuang
Kondisi kedua korban saat ditemukan oleh petugas kepolisian.
Batam, Batamnews — Sebuah kejadian tragis mengguncang kawasan Kavling Sei Tering, Tanjung Sengkuang. Sepasang suami istri yang baru menikah dan merupakan karyawan Capella Motor ditemukan tewas di dalam kamar kos mereka di Jalan Anggrek 2 Nomor 18, RT 05/RW 19. Diduga kuat, keduanya mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.
Korban diketahui bernama Siti Qomariyah (32), asal Oku Timur, Palembang, dan Surya Kusuma (29), kelahiran Sihopuk Baru, Medan.
Menurut Warijin, Ketua RW 19 setempat, pasangan ini baru kurang dari sebulan menghuni kosan milik Lilis dan telah melapor kepada Ketua RT dengan melampirkan identitas.
Baca juga: Kerabat Korban Histeris di Lokasi Penemuan Pasutri Meninggal di Kos Melcem
“Ada identitasnya sama pak RT. Keduanya bekerja di Capella Motor,” ujar Warijin saat ditemui di lokasi.
Siti bekerja di cabang Capella Motor Sungai Panas, sementara Surya bekerja di cabang Batamcenter. Warga mengaku kaget dengan kejadian ini karena keseharian korban tidak menampakkan hal yang mencurigakan.
Kedua korban ditemukan dalam kondisi yang memilukan. Surya Kusuma ditemukan tergantung di dalam toilet. Kondisi tangannya mengepal dan terdapat kotoran yang keluar dari tubuhnya. Semua indikasi mengarah pada dugaan kuat bunuh diri dengan cara gantung diri.
Sementara itu, Siti Qomariyah ditemukan terbaring di atas kasur dalam kondisi terlentang, separuh badannya ditutupi selimut. Terdapat darah kering di hidungnya. Tubuhnya sudah mulai membusuk, sehingga penyidik kesulitan mendeteksi ada tidaknya luka lebam akibat kekerasan.
Seorang sumber kepolisian di lokasi menyatakan, “Kalau luka benda tajam tidak ada ditemukan. Apakah ada luka pukulan benda tumpul masih menunggu hasil autopsi.”
Jenazah kedua korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani prosedur autopsi. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan penyebab kematian yang sebenarnya dan mengungkap motif di balik tragedi ini.
Baca juga: Dugaan Motif di Balik Kematian Pasutri di Kos Melcem, Polisi Masih Dalami
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol M. Debby Tri Andrestian, mengonfirmasi bahwa penyelidikan masih terus berlangsung. “Anggota masih melakukan pengembangan dan beberapa orang sudah dipanggil untuk dimintai keterangan,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu hasil autopsi yang diharapkan dapat memberikan kejelasan atas peristiwa memilukan yang merenggut nyawa pasangan muda tersebut.
Komentar Via Facebook :