Dugaan Motif di Balik Kematian Pasutri di Kos Melcem, Polisi Masih Dalami

Dugaan Motif di Balik Kematian Pasutri di Kos Melcem, Polisi Masih Dalami

ihak kepolisian saat mengevakuasi korban kedalam mobil jenazah. (Foto: Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Suasana duka sekaligus tanda tanya menyelimuti kawasan Melcem, Batu Ampar, pada Kamis (28/8/2025) sore. Warga digegerkan dengan penemuan pasangan suami istri asal Jawa yang ditemukan meninggal di kamar kos lantai dua tempat mereka tinggal.

Pasangan itu baru dua minggu menetap di Batam dan disebut bekerja di Capella Honda Batam Center. Sehari-hari mereka jarang terlihat bergaul dengan tetangga. Kecurigaan muncul setelah hampir seminggu tidak ada aktivitas dari kamar mereka. Hingga akhirnya, pemilik kos bersama warga mendobrak pintu dan mendapati keduanya sudah tak bernyawa.

Dugaan Suami Habisi Istri, Lalu Akhiri Hidup

Kondisi jenazah yang ditemukan menimbulkan banyak spekulasi. Sang istri ditemukan terbujur di atas kasur, sementara suaminya ditemukan meninggal di kamar mandi. Dari situ muncul dugaan bahwa suami lebih dulu menghabisi istrinya sebelum mengakhiri hidupnya.

Meski demikian, polisi belum menyampaikan kesimpulan resmi. “Kondisi di dalam kamar mencurigakan, makanya polisi langsung turun untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi,” ujar seorang saksi di lokasi.

Jadi intinya...
  • Pasutri asal Jawa ditemukan meninggal di kos Melcem, Batu Ampar, Kamis (28/8/2025).
  • Baru dua minggu tinggal di Batam, disebut bekerja di Capella Honda Batam Center.
  • Diduga suami habisi istri lalu akhiri hidup, dipicu masalah ekonomi.
  • Tim Inafis Polresta Barelang selidiki kasus, keluarga korban histeris di lokasi.

Motif Pertengkaran Ekonomi

Isu lain yang berkembang menyebutkan pasangan ini sempat terlibat pertengkaran terkait persoalan ekonomi rumah tangga. Namun kebenaran dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian.

Keluarga Korban Histeris

Suasana makin haru ketika seorang wanita paruh baya, diduga kakak korban perempuan, mendadak histeris setelah mendengar kabar kematian. Ia berteriak dan menangis keras, berusaha mendekati kamar kos untuk melihat kondisi adiknya, namun ditenangkan warga karena petugas belum memperbolehkan keluarga masuk.

Tangis keluarga membuat warga yang sejak awal dikejutkan dengan peristiwa itu ikut larut dalam kesedihan.

Polisi Masih Menyelidiki

Tim Inafis Polresta Barelang sudah melakukan olah TKP, memeriksa kondisi kamar dan barang-barang di dalamnya, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih didalami, termasuk dugaan pertengkaran rumah tangga akibat masalah ekonomi.

Polisi meminta masyarakat tidak berspekulasi berlebihan dan menunggu hasil resmi penyelidikan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :