Helmiaty Basri Pimpin DPW Perempuan Bangsa Kepri 2025–2030, Fokus Kaderisasi Politik Perempuan
Bendahara Umum DPP Perempuan Bangsa, Ratna Juwita Sari, yang juga anggota Komisi XII DPR RI saat melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Kepulauan Riau, periode 2025-2030. (Foto: Tommy/Batamnews)
Batam, Batamnews – Helmiaty Basri resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Kepulauan Riau periode 2025–2030. Pelantikan tersebut berlangsung di Hotel Harmoni One Batamcenter pada Sabtu (23/8/2025) pagi, yang dilanjutkan dengan kaderisasi partai melibatkan 175 peserta.
Bendahara Umum DPP Perempuan Bangsa yang juga anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, hadir langsung dalam acara tersebut. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas kader perempuan dalam dunia politik.
Menurutnya, lebih dari 3.200 kader perempuan Perempuan Bangsa telah berkontribusi pada Pemilu sebelumnya. Kini, giliran Kepulauan Riau menggelar pengkaderan untuk mencetak politisi perempuan tangguh.
“Setelah Batam, pendidikan kaderisasi juga akan dilaksanakan di Tanjungpinang dan Tanjung Balai Karimun,” ujar Ratna.
Perempuan Harus Percaya Diri di Politik
Ratna menekankan bahwa perempuan harus berani bersaing dalam politik. Ia menargetkan kehadiran PKB Kepri di parlemen, baik di DPRD kabupaten/kota, provinsi, maupun DPR RI.
“Dengan begitu, kontribusi perempuan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat bisa semakin nyata,” tambahnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas kiprah DPW Perempuan Bangsa Kepri yang aktif sebelum pelantikan, termasuk aksi bakti sosial kesehatan. “Ini bukti bahwa politik bukan hanya perebutan kekuasaan, melainkan bagaimana kader hadir membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Diklat Intensif Sehari Penuh
Ketua DPW Perempuan Bangsa Kepri, Helmiaty Basri atau yang akrab disapa Eeng, menyampaikan bahwa diklat berlangsung satu hari penuh dengan kurikulum delapan jam. Para peserta dibagi dalam dua kelas, dengan sertifikat hanya diberikan kepada kader yang lulus seleksi ketat.
“DPP menghadirkan instruktur terbaik, mulai dari Sekjen hingga sekretaris bidang eksekutif dan legislatif, yang memiliki kapasitas tinggi dalam berbagi ilmu dan pengalaman politik,” kata Helmiaty.
Ia berharap pendidikan kaderisasi ini melahirkan kader perempuan yang loyal, militan, dan berani menyuarakan aspirasi rakyat.
“Kami ingin Perempuan Bangsa Kepri menjadi motor penggerak yang siap memenangkan hati rakyat menuju 2029,” ujarnya.
Target 2029: Perempuan Duduk di Parlemen
Ratna Juwita optimis, di bawah kepemimpinan Helmiaty, Perempuan Bangsa Kepri mampu menyumbangkan kursi perempuan di Pemilu 2029.
“Kami yakin, Perempuan Bangsa Kepri akan semakin maju dan berkontribusi besar dalam politik lokal maupun nasional,” pungkasnya.

Komentar Via Facebook :