Pasien Usai Operasi Besar di RS Awal Bros Batam Dipulangkan Tengah Malam, Keluarga Kecewa - Pihak RS Beri Penjelasan
RS Awal Bros Batam.
Batam, Batamnews – Seorang pasien berinisial Y yang baru menjalani operasi besar di RS Awal Bros Batam, Kepulauan Riau, mengaku kecewa setelah dipulangkan dari rumah sakit pada tengah malam. Keluarga pasien menilai proses pemulangan itu terburu-buru dan tidak mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien yang masih lemah pascaoperasi.
Anak pasien, Dao, menceritakan bahwa ibunya menjalani operasi pemotongan lambung pada Jumat (1/8/2025) akibat tumor yang hampir menutup jalur ke usus. “Kalau tidak dioperasi, ibu saya tidak akan bisa makan dan minum lagi,” ujarnya, Rabu (6/8/2025).
Menurut Dao, dokter sebenarnya sudah mengizinkan pasien pulang pada Rabu pagi (6/8/2025), namun keluarga meminta waktu karena kondisi pasien masih lemah dan perut masih terasa sangat sakit. “Seharusnya minimal diberi waktu rawat inap satu minggu pascaoperasi, tapi ini baru beberapa hari sudah disuruh pulang,” katanya.
Ia juga mengungkapkan adanya kejadian yang dianggap janggal. Sejak pagi, keluarganya sudah meminta agar infus pasien dilepas untuk latihan berjalan, tetapi pihak perawat berulang kali menunda dengan alasan “nanti”. Namun, pada malam harinya, sekitar pukul 22.00 WIB, keluarga tiba-tiba diminta segera mengurus berkas kepulangan.
“Proses administrasi selesai hampir pukul 23.30 WIB, jadi kami terpaksa membawa ibu pulang mendekati pukul 00.00. Padahal dokter bilang besok juga boleh pulang, bukan malam itu,” ujar Dao.
Keluarga mempertanyakan alasan pemulangan pada tengah malam, yang dinilai tidak wajar dan menyulitkan pasien. “Kalau besok masih bisa, kenapa harus malam-malam? Kan bisa lebih aman kalau siang,” tegasnya.
Penjelasan Pihak Rumah Sakit
Menanggapi pemberitaan mengenai keluhan pasien, pihak RS Awal Bros Batam memberikan keterangan resmi melalui Humas, Cyntia. Ia menjelaskan bahwa Ny. Y menjalani perawatan selama lima hari. Pada hari kelima, setelah pemeriksaan dokter, kondisi pasien dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang untuk melanjutkan pengobatan rawat jalan.
“Proses administrasi selesai sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, karena pasien masih mengeluh nyeri hilang timbul, petugas melakukan observasi tambahan untuk memastikan keluhan tidak bertambah parah,” kata Cyntia, Selasa (12/8/2025).
Pada pukul 21.00 WIB, hasil observasi menunjukkan pasien tidak lagi mengalami nyeri yang memburuk sehingga dinyatakan aman untuk pulang. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta memastikan keamanan dan kenyamanan pasien sebelum dipulangkan,” tegasnya.

Komentar Via Facebook :