Bentrokan Pelajar di Batam: Alumni SMKN 5 Terluka Usai Tawuran, Polisi Selidiki Pemicu Ejekan Saat Futsal
Tawuran antar sekolah yang terjadi di Batam pada Jumat malam.
Batam, Batamnews - Polsek Batuaji masih mendalami kasus bentrokan antarpelajar yang terjadi di Jalan Pahlawan, dekat Bundaran Basecamp, Batuaji, pada Jumat, 8 Agustus 2025 malam. Korban dalam insiden tersebut merupakan seorang alumni SMK Negeri 5 Batam.
Plh. Kapolsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan dengan mendatangi sejumlah sekolah yang diduga terlibat.
"Kami telah memeriksa sekolah-sekolah terkait sesuai arahan Kapolresta Barelang," ujar Andi, yang juga menjabat sebagai Kasat Reskrim Polsek Batuaji, Senin, 11 Agustus 2025.
Baca juga: SMKS Maritim Bantah Keterlibatan Siswa dalam Tawuran di Batu Aji: 'Kami Kambing Hitam'
Ia menambahkan bahwa koordinasi juga dilakukan dengan Polsek Bengkong, Polsek Sekupang, dan Polsek Sagulung. Hal ini karena dalam pertandingan di Stadion Tumenggung Abdul Jamal hadir siswa dari SMKN 5, SMKN 4, SMKN 1, dan SMK Maritim.
Berdasarkan penyelidikan, bentrokan berawal dari perlombaan futsal antarsekolah. Saat perjalanan pulang, muncul yel-yel yang dipelesetkan, direkam, dan disebarluaskan, memicu emosi kelompok pelajar lain.
"Saat pertandingan sudah ada kata-kata yang diplesetkan, hingga akhirnya terjadi bentrokan," jelas Andi.
Korban dalam insiden ini adalah mantan siswa SMKN 5 yang turut dalam pertandingan. Meski terluka, korban belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi.
Baca juga: Tawuran Diduga Libatkan Pelajar SMK Pecah di Batuaji, Satu Korban Dikeroyok dan Dipukuli Balok
Andi mengimbau orang tua dan guru agar tidak terpancing isu atau ajakan negatif yang dapat merugikan siswa. Untuk mencegah kejadian serupa, Polsek Batuaji akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait.
"Kami meminta orang tua mengawasi aktivitas anak di luar jam sekolah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :