SMK Maritim Batam Bantah Terlibat Tawuran di Batuaji, Sebut Hanya SMK 4 dan SMK 5
Diduga Sejumlah Siswa SMK di Batam Melakukan Aksi Tawuran di Simpang Lampu Merah Paradise, Batu Aji, Kota Batam, Jumat (08/08/2025) malam. (foto. batamnews.co.id).
Batam, Batamnews – Pihak yang mengaku sebagai siswa SMK Maritim Batam membantah sekolahnya terlibat dalam aksi tawuran yang terjadi di simpang Basecamp, Batuaji, Batam, Minggu, 10 Agustus 2025 dini hari.
Klarifikasi ini muncul menyusul beredarnya video di media sosial yang disebut-sebut melibatkan pelajar SMK Maritim.
Dalam pesan yang diterima Batamnews, sumber yang mengaku siswa SMK Maritim menyebut bahwa peserta tawuran dalam video tersebut berasal dari SMK 4 dan SMK 5 Batam, termasuk alumni dari kedua sekolah tersebut.
Baca juga: Tawuran Pelajar SMK Maritim vs SMKN 1 di Batam, Polisi Selidiki Pemicu Balap Liar
“Tidak ada satu pun siswa SMK Maritim yang ikut. Nama kami hanya dijadikan tumbal supaya terlihat buruk,” ujar sumber tersebut.
Ia mengklaim memiliki bukti video yang menunjukkan sumber masalah dari keributan tersebut. Pihak sekolah, lanjutnya, juga telah menghimbau siswa SMK Maritim untuk tidak keluar dan tidak terpancing provokasi.
Selain itu, sumber tersebut menjelaskan bahwa dalam sejarahnya, SMK 1 dan SMK 5 memiliki hubungan aliansi, namun pada kejadian kemarin SMK 1 disebut tidak ikut terlibat.
“Kemarin itu murni antara SMK 4 dan SMK 5. SMK 1 tidak ada campur tangan,” tegasnya.
Baca juga: Tawuran Diduga Libatkan Pelajar SMK Pecah di Batuaji, Satu Korban Dikeroyok dan Dipukuli Balok
Sebelumnya, peristiwa tawuran di Batuaji menghebohkan warga karena melibatkan puluhan remaja bersenjata kayu dan batu, serta menyebabkan satu korban pengeroyokan. Hingga kini, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait klarifikasi ini.

Komentar Via Facebook :