Pekerja Galangan Kapal di Batam Tewas Diduga Tersengat Listrik saat Operasikan Gerinda
Tim Inafis Polresta Barelang saat melakukan olah TKP didalam PT Marine Shipyard, Tanjunguncang, Kota Batam, Kamis (7/8) sore. Foto : IST
Batam, Batamnews - Seorang pekerja subkontraktor proyek perbaikan kapal ditemukan tewas saat bertugas di galangan PT Marine Shipyard, Tanjunguncang, Kota Batam, Kamis, 7 Agustus 2025 sore. Korban bernama M. Raudhul Ma’ari (20), merupakan karyawan PT Sinar Lautan Agung.
Berdasarkan informasi di lapangan, korban yang berasal dari Pariaman itu mengalami kecelakaan kerja sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, ia sedang melakukan penghalusan bagian dalam tangki kapal jenis semen bar menggunakan mesin gerinda.
Dua rekan kerjanya menyatakan bahwa korban bekerja sendirian di dalam tangki. Salah satu saksi sempat mendatangi korban untuk meminjam isolasi, namun tidak mendapat respons.
Baca juga: Kecelakaan Kerja di PT SSM Batam, Operator Forklift Meninggal Tertimpa Plat Besi
Setelah mengecek, korban ditemukan tergeletak dengan mesin gerinda di atas tubuhnya. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada manajemen dan kepolisian.
Dugaan sementara, korban tewas akibat tersengat listrik saat mengoperasikan mesin gerinda. Korban segera dievakuasi ke RSUD Embung Fatimah, tetapi petugas medis menyatakan ia telah meninggal dunia. Jenazah dibawa ke kamar jenazah untuk identifikasi lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan, membenarkan insiden ini. Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan menyerahkan penyelidikan kepada Satreskrim Polresta Barelang.
Baca juga: Darah Mengucur Deras! Pekerja PT SMS Tewas di Tempat Kerja Usai Kepala Hantam Besi
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, mengatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung.
"Kami telah memeriksa tiga saksi dan meneliti alat kerja serta prosedur keselamatan di lokasi untuk menentukan apakah ada kelalaian," jelasnya, Jumat, 8 Agustus 2025.

Komentar Via Facebook :