Teror Order Fiktif Kembali Terjadi, Kantor Batampos Digegerkan Puluhan Ojol

Teror Order Fiktif Kembali Terjadi, Kantor Batampos Digegerkan Puluhan Ojol

Aksi teror orderan fiktif kembali menghantui kantor media di Provinsi Kepulauan Riau. Kali ini, giliran kantor berita Batampos yang menjadi sasaran, tepatnya di Pertokoan Orchard, Batam. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews — Aksi teror orderan fiktif kembali menghantui kantor media di Provinsi Kepulauan Riau. Kali ini, giliran kantor berita Batampos yang menjadi sasaran, tepatnya di Pertokoan Orchard, Batam. Insiden terjadi pada Kamis (31/7/2025) pagi, saat puluhan driver ojek online (ojol) mendatangi kantor redaksi secara mendadak.

Menurut Yusuf, Pemimpin Redaksi Batampos, para driver mulai berdatangan sejak pukul 10.00 WIB. Para pengemudi ojol tersebut mengaku mendapat orderan pengiriman yang mengarah ke kantor redaksi.

"Pak tolong antarkan koran ke Walikota, koran ada di resepsionis Batampos dengan ongkos kirimnya. Sesuai titik ya," kata Yusuf menirukan isi pesanan yang diterima oleh sejumlah driver.

Dari data yang dihimpun, orderan fiktif ini terdeteksi berasal dari akun bernama Rudi Sitanggang, namun dalam beberapa orderan lain juga tercatat nama Betrand sebagai pemesan. Yusuf menduga kuat bahwa insiden ini adalah ulah orang tak bertanggung jawab yang iseng atau mencoba mengganggu aktivitas media.

"Belum ada mengambil langkah hukum," ujar Yusuf saat ditanya apakah pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Diketahui, total ada 15 driver yang menerima orderan fiktif serupa, dan sempat berkumpul di depan kantor Batampos. Namun, situasi perlahan mereda menjelang siang hari. Saat ini, para driver sudah tidak lagi berada di lokasi.

Sayangnya, tim Batampos belum sempat mendokumentasikan nomor ID orderan yang masuk. Meski demikian, sempat terjadi pertemuan antara tim media dan Migel, yang diketahui merupakan salah satu anggota Satgas Driver Online, untuk menindaklanjuti insiden tersebut.

Kasus ini menambah panjang daftar teror digital dalam bentuk orderan fiktif yang menyerang media di Kepri dalam beberapa waktu terakhir. Serangan semacam ini tidak hanya merugikan driver ojol yang menjadi korban langsung, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan operasional kantor media yang disasar.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :