Segera Tunjuk Plt Sekda, Amsakar Pastikan Kursi Strategis Tak Kosong Lama
Walikota Batam, Amsakar Achmad, memastikan akan segera menunjuk Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mengisi kekosongan jabatan strategis tersebut.
Batam, Batamnews — Walikota Batam, Amsakar Achmad, memastikan akan segera menunjuk Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mengisi kekosongan jabatan strategis tersebut. Hal ini disampaikan Amsakar usai pelantikan dan pengukuhan pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Batam, Kamis (31/7/2025).
"PLT itu tinggal menunggu waktu. Besok sudah ada, insya Allah. Tidak sabar lagi," ujar Amsakar ketika ditanya soal penunjukan PLT Sekda.
Ia menegaskan bahwa posisi Sekda tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama karena memiliki peran sentral dalam roda pemerintahan kota. Penunjukan PLT menjadi langkah cepat sebelum digelarnya lelang jabatan secara terbuka.
"Yang paling pertama, Sekda tidak boleh kosong. Besok sudah harus ada penunjukan PLT. Setelah itu kita akan lelang jabatan namanya open bidding," tegas Amsakar.
Tak hanya posisi Sekda, sejumlah jabatan kepala dinas lainnya juga masih kosong. Amsakar menyebut, jabatan Kepala Dinas Sosial, Dinas Kependudukan, dan Dinas Tenaga Kerja akan diisi bersamaan melalui mekanisme open bidding.
"Sama dengan Dinas Sosial yang kosong, Dinas Kependudukan kosong, dan Dinas Tenaga Kerja juga kosong. Nanti kita akan buat open bidding dalam satu kesatuan waktu untuk beberapa posisi pejabat tinggi pertama yang kosong itu," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Amsakar juga melantik dan mengukuhkan 7 pejabat struktural eselon II serta 17 pejabat fungsional. Para pejabat fungsional yang dilantik merupakan mereka yang telah memenuhi angka kredit tertentu dan berhak naik jabatan, seperti dari pelaksana menjadi analis.
Ia menjelaskan bahwa proses pelantikan memakan waktu cukup panjang karena mengikuti ketentuan baru yang berlaku sejak Februari 2025. Tahapannya dimulai dari job bidding hingga masuk ke aplikasi e-mode yang terhubung langsung dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Setelah proses mutasi selesai, baru kita harus mengajukan surat kepada Pak Gubernur untuk membuat rekomendasi kepada Menteri Dalam Negeri. Setelah Mendagri memberikan persetujuan, barulah proses pelantikan dapat dilakukan seperti sekarang," paparnya.
Untuk jabatan eselon III, Amsakar menyebut sebagian telah diajukan melalui aplikasi namun belum seluruhnya tuntas. Pengisian akan diprioritaskan bagi posisi yang kosong karena purna tugas atau pensiun.
"Eselon III beberapa sudah kami masukkan ke dalam aplikasi, tetapi belum tuntas prosesnya. Kalau aplikasi dari Kemendagri dan BKN sudah selesai, insya Allah kita akan melakukan pelantikan," jelasnya.
Sementara itu, kabar yang beredar menyebut nama Firmansyah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, sebagai calon kuat pengganti Jefridin di posisi Sekda. Namun Amsakar belum mau memberikan kepastian.
Ia menekankan bahwa penunjukan pejabat harus mempertimbangkan kesamaan visi dan misi dengan kepemimpinan dirinya bersama Wakil Walikota Batam.
"Kalau semua sejalan itu akan lebih baik dalam menjalankan sistem pemerintahan dan visi misi kami berdua," ungkapnya.
Amsakar juga memberi sinyal bahwa rotasi dan pengisian jabatan belum berhenti di sini. Ia menyebut dalam waktu dekat akan ada pergeseran pejabat lanjutan untuk memperkuat kinerja birokrasi Pemko Batam.

Komentar Via Facebook :