Fenomena Puting Beliung Ganda Muncul di Perairan Batu Merah, Batam
Warga Batu Merah dikejutkan dengan kemunculan fenomena alam langka berupa dua pusaran angin puting beliung di perairan Batu Merah, Kota Batam, tepatnya di kawasan Pelantar 5, pada Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 11.15 WIB.
Batam, Batamnews – Warga Batu Merah dikejutkan dengan kemunculan fenomena alam langka berupa dua pusaran angin puting beliung di perairan Batu Merah, Kota Batam, tepatnya di kawasan Pelantar 5, pada Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 11.15 WIB.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak jelas dua pusaran angin berputar di atas laut, cukup dekat dengan sebuah kapal yang tengah bersandar. Fenomena ini berlangsung hanya beberapa menit sebelum hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Seorang warga setempat, Daeng, mengaku menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
"Cuacanya gelap, anginnya kencang, dan tak lama kemudian hujan turun deras," ujarnya Sabtu siang.
Menurut penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), angin puting beliung—dalam istilah lokal juga disebut tembeliung—merupakan kolom udara berputar kencang yang terbentuk dari awan kumulonimbus. Kejadiannya bersifat lokal, dengan jangkauan 5-10 kilometer, dan biasanya berlangsung singkat, sekitar 3-5 menit.
BMKG juga menjelaskan bahwa fenomena ini umum terjadi pada musim pancaroba. Meski skalanya lebih kecil dibanding tornado, puting beliung tetap berpotensi menimbulkan kerusakan, terutama jika terjadi di daratan.

Komentar Via Facebook :