Lion Air Delay Batam-Padang 4,5 Jam, Penumpang Geram Mesin Pesawat Rusak
Sejumlah Penumpang Lion Air Tujuan Padang, saat menggeruduk meja informasi / Boarding di ruang tunggu A9 Bandara Hang Nadim, Batam Foto : Tommy Purniawan
Batam, Batamnews - Ratusan penumpang Lion Air penerbangan JT-229 rute Batam-Padang yang seharusnya berangkat pukul 14.15 WIB mengalami penundaan hingga 4,5 jam. Pesawat baru diberangkatkan pukul 18.30 WIB akibat kerusakan mesin.
Di ruang tunggu A9, para penumpang terlihat resah karena tidak ada informasi jelas mengenai keberangkatan. Sekitar pukul 15.30 WIB, puluhan penumpang mendatangi meja boarding untuk meminta kepastian.
Seorang petugas wanita berusaha menenangkan mereka dengan menjelaskan bahwa pesawat sedang menjalani perbaikan mesin.
"Pesawat sedang diperiksa teknisi. Kami belum bisa memastikan lama perbaikannya," ujarnya.
Baca juga: RSUD Embung Fatimah Tidak Tolak Pasien? Ini Penjelasan Wali Kota Batam
Namun, penumpang tetap tidak puas dan mendesak petugas memberikan kepastian. Salah seorang penumpang mengeluh karena keluarga mereka sudah menunggu di Bandara Minangkabau.
"Kami butuh jawaban pasti. Sanak saudara kami sudah sampai bandara untuk menjemput," protesnya.
Setelah berkoordinasi dengan pihak maskapai, petugas akhirnya mengumumkan bahwa pesawat akan berangkat pukul 18.35 WIB.
Dedet, salah seorang penumpang, mengaku kesal karena ia harus mengurus dokumen penting di notaris di Padang sebelum pukul 17.00 WIB.
"Kalau sampai malam, notaris sudah tutup. Saya terpaksa menunda urusan hingga besok," keluhnya.
Baca juga: Polresta Barelang Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kapolri untuk Ketiga Kalinya
Ia juga menyayangkan lambatnya informasi dari Lion Air mengenai penundaan ini. "Saya dirugikan waktu dan biaya karena harus bolak-balik lagi keesokan hari," ujarnya.
Berdasarkan peraturan penerbangan, penumpang berhak mendapatkan kompensasi jika penerbangan delay karena kesalahan maskapai. Berikut rinciannya Delay 30-60 menit: Minuman ringan, Delay 61-120 menit: Minuman dan makanan ringan, Delay 181-240 menit: Makanan berat plus minuman dan Delay >240 menit: Kompensasi tunai Rp 300.000 atau pengembalian dana (refund).
Penyebab Delay Pesawat: Faktor cuaca (hujan, kabut, badai), Masalah teknis (kerusakan pesawat/fasilitas bandara), Gangguan operasional (keterlambatan kru, jadwal) atau Faktor lain (bencana alam, kerusuhan).
Langkah yang Harus Dilakukan Penumpang: Catat durasi delay, Simpan bukti (boarding pass, tiket), Hubungi maskapai untuk klaim kompensasi dan Manfaatkan asuransi perjalanan jika diperlukan.
Kompensasi hanya berlaku jika delay disebabkan kesalahan maskapai, Delay akibat cuaca biasanya tidak mendapat ganti rugi dan Pastikan memahami hak sebagai penumpang.

Komentar Via Facebook :