Jangan Salah! 6 Makanan Ini Sering Dianggap Musuh Diet, Padahal Bisa Turunkan Lemak Perut
Ilustrasi popcorn di dalam mangkuk. (Foto: SHUTTERSTOCK/5PH)
Batam, Batamnews – Saat menjalani program penurunan berat badan, banyak orang tergoda untuk langsung menghindari makanan-makanan yang dianggap tinggi kalori, berlemak, atau mengandung gula. Padahal, tidak semua makanan yang berlabel “buruk” itu benar-benar harus dihindari. Bahkan, beberapa justru berkontribusi positif dalam membakar lemak, termasuk lemak visceral, yaitu lemak berbahaya yang menyelimuti organ dalam seperti hati, lambung, dan usus.
Menurut laporan dari Eating Well, kelebihan lemak visceral dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti jantung, diabetes, dan gangguan metabolik. Karena itu, mengelola asupan makanan secara seimbang jauh lebih penting daripada sekadar menghindari satu-dua jenis makanan.
Berikut ini adalah enam makanan yang sering dianggap pantangan saat diet, namun sebenarnya bisa membantu menurunkan berat badan dan mengurangi lemak visceral:
1. Alpukat
Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang sehat dan dapat membantu mengurangi lemak visceral. Sebuah studi menunjukkan bahwa perempuan yang rutin mengonsumsi satu buah alpukat per hari mengalami penurunan signifikan pada lemak perut. Lemak sehat dari alpukat juga baik untuk kesehatan jantung dan kolesterol.
2. Produk Susu Full-Fat
Susu tinggi lemak sering kali dicap sebagai musuh diet. Padahal, produk seperti yogurt full-fat mengandung protein tinggi dan bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Beberapa penelitian bahkan menyebutkan bahwa konsumsi susu full-fat terkait dengan risiko obesitas perut yang lebih rendah dibandingkan susu rendah lemak.
3. Kacang-Kacangan
Walau tinggi kalori, kacang-kacangan kaya akan serat, protein, magnesium, dan vitamin E. Studi menunjukkan bahwa diet tinggi serat dari kacang seperti kenari dapat membantu mengurangi lemak visceral. Menggantikan camilan manis atau tinggi karbohidrat dengan tree nuts juga bisa mengecilkan lingkar pinggang.
4. Popcorn
Popcorn sering disalahartikan sebagai camilan tidak sehat. Namun, dalam bentuk tawar tanpa mentega atau gula, popcorn mengandung sekitar 4 gram serat dan hanya 110 kalori per porsi. Camilan renyah ini bisa menjadi alternatif sehat untuk mengatasi rasa lapar di antara waktu makan.
5. Pasta
Pasta kerap dihindari karena dianggap sebagai sumber karbohidrat kosong. Padahal, pasta gandum utuh atau yang terbuat dari kacang-kacangan merupakan sumber serat yang baik dan bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Kuncinya adalah memilih jenis pasta yang tepat dan mengonsumsinya dalam porsi seimbang.
6. Buah-Buahan
Banyak orang takut mengonsumsi buah karena kandungan gulanya. Padahal, gula alami dalam buah dilengkapi dengan vitamin, mineral, dan serat tinggi yang justru mendukung penurunan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayuran berkaitan erat dengan penurunan lemak visceral.

Komentar Via Facebook :