Seorang ASN di Karimun Tewas Usai Kencani Teman Wanita di Hotel
Seorang pria paruh baya berinisial Za (54) ditemukan meninggal dunia usai berkencan dengan seorang wanita muda berusia 24 tahun berinisial Ka. (Foto: istimewa)
Karimun, Batamnews – Seorang pria paruh baya berinisial Za (54) ditemukan meninggal dunia usai berkencan dengan seorang wanita muda berusia 24 tahun berinisial Ka. Peristiwa ini terjadi di sebuah hotel yang terletak di Wilayah Tanjungbalai Kota, Kabupaten Karimun, pada Senin dini hari, 26 Mei 2025.
Korban yang diketahui berstatus sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sempat dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tak tertolong. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat serangan jantung.
Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi awal peristiwa.
"Korban Zk bertemu dengan Ka di hotel itu, sekira pukul 24.00 WIB. Keduanya sempat melakukan hubungan badan, hingga akhirnya korban ZK mengalami serangan jantung," kata AKP Andri Yusri.
Lebih lanjut ia menjelaskan, serangan jantung dialami korban usai keluar dari kamar mandi. Menurut keterangan wanita yang bersamanya, korban sempat digotong ke atas tempat tidur sebelum ia meminta bantuan kepada petugas hotel.
"Saat diperiksa denyut nadi korban masih ada," katanya.
Setelah laporan diterima oleh SPK Polsek Balai Karimun, tim kepolisian langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Korban segera dibawa ke RSUD Muhammad Sani guna mendapatkan tindakan medis lebih lanjut. Namun sayangnya, setelah tiba di rumah sakit dan diperiksa oleh tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
"Dilakukan pemeriksaan oleh dokter piket dan diketahui korban telah meninggal dunia," ujar Andri.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini, meski dugaan kuat mengarah pada kematian alami akibat serangan jantung.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik di Karimun, mengingat korban merupakan seorang ASN dan kejadian berlangsung dalam situasi yang cukup sensitif.
Komentar Via Facebook :