Bintan Resmi Kelola Aset ABSAH dari Kementerian PUPR untuk Penuhi Kebutuhan Air Baku
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan secara resmi menerima pengelolaan aset bangunan air baku berupa Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan (ABSAH) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.
Bintan, Batamnews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan secara resmi menerima pengelolaan aset bangunan air baku berupa Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan (ABSAH) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.
Aset yang terletak di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong, ini diharapkan menjadi solusi pemenuhan kebutuhan air baku di wilayah rawan kekeringan.
Serah terima tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen resmi antara perwakilan Kementerian PUPR dan Pemkab Bintan di Ruang Kepala Bapperida Bintan, Jumat, 23 Mei 2025.
Baca juga: Polisi Ungkap Kasus Inses di Tanjungpinang, Ayah Cabuli Anak Kandung Selama 6 Tahun
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas dukungan pembangunan infrastruktur sumber daya air di wilayahnya.
"Pemkab Bintan menyambut baik penyerahan aset ABSAH sebagai wujud sinergi antara Pusat dan Daerah dalam menjawab tantangan penyediaan air baku berkelanjutan. Kami berkomitmen mengelola fasilitas ini sebaik mungkin untuk kesejahteraan masyarakat," tegas Roby.
Ia juga mengimbau agar ABSAH dimanfaatkan secara optimal dan dijaga kelestariannya, sekaligus berharap pembangunan serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Bintan yang membutuhkan.
Asyari, perwakilan Kementerian PUPR, menegaskan bahwa ABSAH merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat ketahanan air di daerah rawan air baku.
"ABSAH adalah teknologi pemanenan air hujan yang efektif dan ramah lingkungan. Kami harap Pemkab Bintan dapat menjaga keberlanjutannya serta melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya," ujarnya.
Baca juga: Korban Tewas Ditusuk di Kafe Sagulung, Pelaku Kabur ke Karimun
Dengan resminya pengelolaan ABSAH oleh Pemkab Bintan, pemerintah daerah kini bertanggung jawab penuh atas pemeliharaan dan pemanfaatannya.
Infrastruktur ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam menjamin ketersediaan air baku yang bersih dan aman bagi masyarakat.
Komentar Via Facebook :