Pengguna Vape Asal Malaysia Meninggal Setelah Unggah Video Peringatan Bahaya Vaping

Pengguna Vape Asal Malaysia Meninggal Setelah Unggah Video Peringatan Bahaya Vaping

RadziMustaffa saat terinpus.

Nurjali

Malaysia, Batamnews – Seorang pengguna vape asal Malaysia, Mohd Radzi Mustaffa (44), meninggal dunia pada 7 Mei 2024, beberapa hari setelah mengunggah video terakhirnya memperingatkan orang lain tentang bahaya vaping. 

Dalam unggahan di media sosial, disebutkan bahwa korban telah kecanduan vape selama empat tahun, yang mengakibatkan kerusakan parah pada jantung dan paru-parunya.  

Menurut keterangan yang di postingnya, jantung Radzi hanya berfungsi 3% sebelum ia meninggal. Ia sempat dirawat intensif dengan bantuan oksigen dan harus menjalani prosedur medis untuk mengeluarkan cairan kuning serta nanah dari paru-parunya. 

Baca juga: Istri Oknum Anggota Ungkap Perselingkuhan dan KDRT, Pelaku Digerebek di Rumah Sendiri: "Sudah Saya Laporkan"

Dalam video terakhirnya di TikTok pada 28 April, Radzi terlihat terbaring lemah di rumah sakit sambil berpesan kepada warganet agar berhenti vaping "selagi masih ada kesempatan."  

Radzi, yang merupakan mantan anggota Angkatan Udara Malaysia, mengaku mulai menggunakan vape akibat tekanan pekerjaan. 

Dalam salah satu unggahannya, ia bercerita bahwa kebiasaannya begitu parah hingga ia tetap vaping sambil berkendara motor—satu tangan memegang setang, sementara tangan lainnya memegang vape.  

"Vape bukan mainan. Berhentilah sekarang sebelum paru-paru dan jantungmu rusak," pesannya dalam bahasa Malaysia.  

Kisah Radzi menjadi viral setelah kematiannya, memicu kesadaran akan risiko kesehatan serius akibat vaping. 

Baca juga: VIRAL! Bayi 6 Bulan Ditinggalkan Ibu dengan Surat Haru di Karimun, Alasannya Bikin Sedih

Banyak warganet menyampaikan duka dan takziah kepada keluarga almarhum, sambil mengingatkan bahaya rokok elektrik yang sering dianggap lebih "aman" daripada rokok konvensional.  

"Alfatihah untuk arwah. Semoga kisahnya menjadi pelajaran bagi yang masih vaping," tulis salah seorang pengguna media sosial.  

Radzi meninggalkan pesan terakhir yang mengharukan: "Berhentilah selagi masih ada waktu." @RadziMustaffa.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :