VIRAL! Bayi 6 Bulan Ditinggalkan Ibu dengan Surat Haru di Karimun, Alasannya Bikin Sedih

VIRAL! Bayi 6 Bulan Ditinggalkan Ibu dengan Surat Haru di Karimun, Alasannya Bikin Sedih

Isi surat yang diambil di salah satu media sosial di Karimun.

Nurjali

Karimun, Batamnews – Seorang bayi perempuan berusia sekitar empat bulan ditemukan di depan rumah warga di Tanjung Batu, Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), pagi ini. 
Penemuan ini langsung viral di media sosial setelah sebuah surat tulisan tangan sang ibu ditemukan di dekat bayi tersebut.  

Bayi yang diberi nama Nur Halwa Fauziah itu lahir pada 3 Desember 2024 dengan berat badan 3.200 gram dan panjang 49 cm. Dalam suratnya, sang ibu mengaku terpaksa meninggalkan anaknya karena desakan ekonomi yang sangat berat.  

Baca juga: Warga Modena Residence Resah, Lapo Tuak Karaoke Sampai Subuh di Dekat Permukiman

Surat yang ditulis dengan penuh penyesalan itu berisi permohonan maaf dan alasan sang ibu tidak mampu lagi merawat anaknya.  

"Maaf sebelumnya, saya telah lancang menaruh anak ini di depan rumah Bpk/Ibu. Karena saya bingung harus berbuat apa. Dengan keadaan ekonomi saya yang tidak memungkinkan untuk mengurus anak ini, bagaimana pun saya perlu uang untuk membeli susu, popok, serta perlengkapan lainnya..."  

"Saya tidak rela berpisah dengan anak saya, karena ia satu-satunya yang saya punya. Saya harap Bpk/Ibu paham akan kondisi saya," tulisnya, seperti dikutip dari akun @karimunoke.  

Kapolsek Kundur, AKP Septimaris, membenarkan penemuan bayi tersebut sekitar pukul 07.00 WIB.  
"Bayi dalam kondisi sehat. Umurnya sekitar 4-6 bulan sesuai surat yang ditinggalkan," ujarnya.  

Polisi kini sedang melakukan penyelidikan untuk melacak keberadaan sang ibu dan memastikan motif sebenarnya di balik tindakan ini.  

Baca juga:  Istri Oknum Anggota Ungkap Perselingkuhan dan KDRT, Pelaku Digerebek di Rumah Sendiri: "Sudah Saya Laporkan"

Kisah ini viral di media sosial, memicu simpati warganet. Banyak yang menyayangkan keputusan sang ibu, namun juga mempertanyakan **kurangnya dukungan sosial bagi keluarga miskin.

"Sedih banget bacanya, semoga ada yang mengadopsi dengan penuh kasih sayang," tulis seorang netizen.  

"Ini harusnya jadi perhatian pemerintah, jangan sampai ada ibu yang sampai nekat ninggalin anak karena miskin," komentar lainnya.  

Saat ini bayi tersebut disampaikan sudah diambil oleh pihak keluarga.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :