Kronologi Upaya Peracunan Sop Ayam oleh ART, Sekeluarga Dokter di Batam Nyaris Jadi Korban

Kronologi Upaya Peracunan Sop Ayam oleh ART, Sekeluarga Dokter di Batam Nyaris Jadi Korban

Asisten rumah tangga (ART) yang baru bekerja selama empat hari. 

Nurjali

Batam, Batamnews – Sebuah keluarga dokter di Batam nyaris menjadi korban peracunan oleh asisten rumah tangga (ART) yang baru bekerja selama empat hari. 

Kejadian itu terjadi pada 1 Mei 2025, ketika cairan pembersih sejenis Byclean diduga dicampurkan ke dalam sop ayam yang disiapkan sebagai menu makan malam.

Yeni, dokter sekaligus pemilik rumah, menceritakan kronologi kejadian yang membuat ia dan keluarganya—termasuk anak bayi berusia 9 bulan—nyaris celaka. 

Saat itu, Yeni meminta ART-nya membersihkan toilet, yang merupakan bagian dari tugas rutin. "Waktu bersihin toilet mukanya memang melas banget," ungkap Yeni, Jumat, 9 Mei 2025.

Baca juga: Kronologi Penganiayaan di Super Z Club Batu Aji, Pelaku Pukul Korban Pakai Botol

Tak lama setelahnya, sang suami meminta ART membersihkan kandang kucing. Pekerjaan itu hanya mencuci wadah minum dan membersihkan karpet yang terkena pasir. Namun, ART sempat beberapa kali mengetuk pintu kamar Yeni, mengeluhkan karpet yang sulit diangkat. 

“Saya bantu angkatin pasirnya. Gak ada bentakan, gak ada makian, jadi kami gak tahu salah kami di mana,” ucap Yeni.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Yeni dan suaminya keluar rumah sebentar untuk belanja di minimarket Top 100 yang tak jauh dari rumah. Mereka hanya meninggalkan rumah sekitar 30 menit. Di situlah diduga ART melakukan aksi nekatnya.

Saat kembali ke rumah, keluarga mencium aroma menyengat dari sop ayam yang hendak disantap. “Baunya aneh dan sangat mirip Byclean. Bahkan baunya sampai kecium ke tangga,” jelas Yeni. Ia sempat mencicipi sop sebelum akhirnya curiga dan langsung menghentikan makan malam.

Panik, Yeni berusaha membawa sampel makanan ke laboratorium untuk diperiksa, namun tidak ada fasilitas yang dapat menganalisis kandungan zat kimia tersebut, termasuk RS Bhayangkara.

Keesokan harinya, ART tidak masuk kerja dan menyatakan mengundurkan diri. Kecurigaan Yeni semakin kuat. Ia pun menghubungi ART dan mendesaknya bicara. Setelah ditekan, ART akhirnya mengaku telah mencampurkan cairan pembersih ke dalam makanan.

“Ia bilang gelap mata karena kesel disuruh bersihin kandang kucing. Katanya cuma seujung sendok, tapi rasanya gak mungkin—baunya menyengat sekali,” ujar Yeni. Sebagai bentuk pembelaan, ART berdalih juga mencicipi sop tersebut.

Baca juga: Keluarga Dokter di Batam Nyaris Jadi Korban Racun Sop Ayam, Diduga Dicampur Cairan Pembersih oleh ART

Diketahui, ART itu direkrut secara mandiri oleh Yeni dan suaminya lewat postingan lowongan kerja di Instagram, bukan melalui penyalur resmi. ART tersebut bekerja sistem pulang-hari dan tidak menginap di rumah.

Meski kecewa, Yeni memutuskan tidak melanjutkan kasus ini ke jalur hukum. ART sempat kembali ke rumah untuk menyampaikan permintaan maaf. 

“Kami anggap ini pelajaran. Yang penting anak kami aman—kami sudah cek CCTV, alhamdulillah tidak ada yang diminumkan ke anak kami,” jelasnya.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam merekrut dan mengawasi pekerja rumah tangga, terutama jika tidak melalui jalur resmi dan tidak memiliki latar belakang yang jelas.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :