Warga Bengkong Palapa Geger, Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kos
Warga Bengkong Palapa, Kota Batam, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria yang tergantung di dalam kamar kos, Senin pagi (28/4/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews – Warga Bengkong Palapa, Kota Batam, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria yang tergantung di dalam kamar kos, Senin pagi (28/4/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban diketahui bernama Pais Haidain, yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar kos Blok A nomor 16.
Penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan Jelita (55), pemilik kosan, yang merasa tidak melihat keberadaan korban dalam beberapa hari terakhir. Saat itu, Jelita tengah membersihkan lingkungan kos dan mencium bau tidak sedap yang berasal dari kamar korban. Ia juga melihat banyak lalat beterbangan di sekitar kamar tersebut.
"Saya kira ada tikus mati karena banyak sekali lalat," ujar Jelita saat ditemui di Polsek Bengkong, Senin pagi.
Karena merasa curiga, Jelita mendekati kamar korban. Ketika membuka sedikit jendela kamar, ia dikejutkan dengan pemandangan mengerikan: korban terlihat tergantung di dalam kamar.
Panik dan ketakutan, Jelita segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat RT dan RW setempat, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
Dari keterangan Jelita, korban terakhir kali terlihat pada Jumat lalu saat membeli gorengan. Diketahui, Pais Haidain telah tinggal di kos tersebut selama dua tahun dan sempat bercerita bahwa ia sedang mengalami masalah rumah tangga, termasuk pisah ranjang dengan istrinya.
Pantauan di lokasi kejadian, puluhan warga memadati area kos untuk menyaksikan proses evakuasi. Bau menyengat pun tercium kuat saat petugas membuka pintu kamar korban.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan, mengatakan, begitu menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polresta Barelang untuk melakukan olah TKP.
Setelah proses identifikasi, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga sudah meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk istri korban, Ramlah.
"Dari keterangan istrinya, memang sudah dua tahun ini korban pisah ranjang. Kami masih mendalami apakah ada faktor lain yang memicu peristiwa ini, termasuk menggali keterangan lebih dalam dari para saksi," kata Iptu Marihot.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kematian Pais Haidain. Dugaan sementara mengarah pada masalah kehidupan pribadi yang membuat korban nekat mengakhiri hidupnya.
(Tommy Purniawan)
Komentar Via Facebook :