Kronologi Penangkapan Pelaku Bobol Kaca Mobil PNS di Sekupang, Keponakan Menangis Haru 

Kronologi Penangkapan Pelaku Bobol Kaca Mobil PNS di Sekupang, Keponakan Menangis Haru 

Pelaku Pembobolan Kaca Mobil Saat Diamankan Buser Polresta Barelang di Sekupang.

Nurjali

Batam, Batamnews – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Barelang berhasil menangkap pelaku pembobol kaca mobil yang menargetkan kendaraan milik Joni (48), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di daerah Sekupang, Sabtu, 19 April 2025. 

Proses penangkapan pelaku diwarnai tangisan keponakannya yang menyaksikan sang paman dibawa petugas.  

Dalam video berdurasi 31 detik yang beredar, terlihat pelaku berbusana kaus biru diamankan dari tempat persembunyiannya di Sekupang. 

Baca juga: Pelaku Pecah Kaca Mobil di Batam Buka Suara: "Belajar Tekniknya di Medan" 

Saat penangkapan, sejumlah kerabat dan warga berkerumun menyaksikan. Suara tangis keponakan pelaku pun terdengar, memanggil, "Tulang!" sambil terisak melihat sang paman digiring polisi.  

Proses penangkapan sempat memicu ketegangan ketika seorang pemilik motor menghadang petugas karena kecewa kendaraannya ikut diamankan. Namun, setelah dijelaskan bahwa motor Honda Beat berwarna Biru Hitam itu digunakan pelaku dalam aksinya, pemiliknya pun memilih diam.  

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andestian, mengungkapkan bahwa pelaku yang tertangkap, Marasutan (52), merupakan residivis dengan sejumlah kasus pencurian di Medan sebelum pindah ke Batam tiga bulan lalu. 

"Pelaku ini kerap beraksi di Batam. Kami masih mendalami keterlibatannya dalam kasus-kasus lain," jelas Debby.  

Kejadian ini bermula ketika Joni, warga Tiban yang bekerja di Kementerian Pekerjaan Umum (PU), memarkir mobil Toyota Yaris-nya di depan Billiard Tron, Pertokoan Accelace, Pasir Putih, sekitar pukul 07.00 WIB. 

Baca juga: Pelaku Curi Tas di Mobil PNS Batam Hanya Dorong Kaca hingga Rusak, Terekam CCTV

Saat kembali pukul 11.30 WIB, kaca mobilnya pecah, dan tas berisi uang tunai Rp 9 juta, dua ponsel, tiga kartu ATM, serta badge PNS raib. Total kerugian mencapai Rp 10 juta.  

Seorang saksi, Abi, mengaku melihat keributan di lokasi pada Rabu, 16 April 2025 siang. "Saya tidak tahu penyebabnya, tapi ada kaca mobil pecah," ujarnya. 

Ia juga menyebut empat orang terlihat panik, salah satunya berpakaian dinas PNS, yang diduga korban.  

Polisi masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah Batam.  
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :