Tiga Hari Pasca Penusukan Remaja di Bida Asri, Polisi Masih Buru Pelaku Misterius

Tiga Hari Pasca Penusukan Remaja di Bida Asri, Polisi Masih Buru Pelaku Misterius

Ri dan ibunya melaporkan penusukan yang terjadi pada anaknya. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Sudah tiga hari berlalu sejak kasus penusukan misterius yang menimpa seorang remaja berinisial Ri (14), namun hingga kini jajaran Polsek Batam Kota masih terus memburu pelaku yang hingga kini belum teridentifikasi. Insiden tragis yang terjadi di kawasan Perumahan Bida Asri I, Batam Kota, pada Rabu malam (16/4/2025) itu masih menyisakan tanda tanya besar bagi warga sekitar.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana Fauzi, mengungkapkan bahwa hingga Jumat malam (18/4/2025), pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif di lapangan meski terkendala minimnya bukti dan ketiadaan saksi langsung di lokasi kejadian.

“Anggota masih bekerja di lapangan, kita optimis akan menangkap pelakunya,” ujar Iptu Bobby.

Dari pengakuan saksi yang sudah diperiksa dan juga hasil olah TKP, tidak ada yang melihat atau menyaksikan saat penusukan korban. Bahkan, pelaku juga tidak terekam kamera pengawas si sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga saat ini jajarannya masih bekerja keras dilapangan untuk mengungkap pelaku penikaman terhadap Ri. 

Diberitakan sebelumnya, kasus penikaman oleh orang tak dikenal (OTK) yang menghebohkan warga Bida Asri pada Rabu (16/4/2025) malam, sehingga meresahkan warga sekitar. Pasalnya, tanpa sebab dan akibat Ri yang baru pulang mengaji menjadi korban penikaman sehingga  harus mendapatkan jahitan pada bagian dadanya. 

Dengan didampingi orangtuanya, Ri yang masih berusia 14 tahun mendatangi Polsek Batamkota sekitar pukul 23.00 WIB, sambil membawa bukti visum dari rumah sakit. Ri mengaku kalau aksi tersebut sangat cepat dan ia saat kejadian menuju pulang ke rumahnya berjalan kaki seorang diri. 

"Saat jalan pulang tiba-tiba datang om-om itu dan tusuk dada saya," katanya mengawali ceritanya . 

Karena terasa sakit, ia memegangi dadanya dan terasa ada darah mengalir lalu merasa kesakitan. Sementara pelaku kabur menggunakan motornya, ia pun langsung kabur menuju warung sambil berteriak minta tolong dan merintih kesakitan. 

"Saya kabur ke warung untuk meminta tolong sambil menangis," akunya dengan nada polos.

Sementara Susma orangtua Ri, mendapat kabar anaknya terluka dari warga sekitar langsung membawa anaknya berobat dibantu warga sekitar sehingga berujung membuat laporan ke Polsek. Susma juga mengaku, kalau selama ini tidak ada masalah apapun dengan siapapun. 

"Selama ini saya dan anak saya tidak ada masalah dengan siapapun," ujarnya lirih. 

Susma juga mengaku tak terima atas penusukan anaknya yang mengakibatkan Ri mengalami luka, sehingga mendapatkan tiga jahitan pada bagian dadanya. Ia pun berharap agar pihak kepolisian bisa menangkap pelakunya. 

(Tommy Purniawan)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :