Pompong Rusak dan Hanyut, Tenaga TU SDN 016 Senayang Ditemukan Selamat di Tanjung Lipat

Pompong Rusak dan Hanyut, Tenaga TU SDN 016 Senayang Ditemukan Selamat di Tanjung Lipat

Korban bersama pihak TNI/Polri serta BPBD. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Lingga, Batamnews – Kekhawatiran menyelimuti warga Desa Buyu Kecil dan Desa Baran, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, setelah salah seorang warga bernama Jumaidi Baidillah (34), yang diketahui bekerja sebagai tenaga TU di SD Negeri 016 Senayang, dilaporkan hilang saat menyeberang menggunakan pompong, Jumat, 12 April 2025.

Informasi awal diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lingga dari masyarakat pada pukul 00.15 WIB, Sabtu dini hari. Berdasarkan keterangan istri korban, Jumaidi berangkat dari Pulau Buyu menuju Desa Baran sekitar pukul 13.30 WIB, namun hingga malam hari tak kunjung tiba di tujuan. 

Khawatir akan kemungkinan terburuk, warga Desa Buyu dan Desa Baran melakukan pencarian hingga malam hari. Namun, upaya pencarian harus dihentikan sementara dan direncanakan akan dilanjutkan esok paginya.

Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal, mengatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Unit SAR Penuba dan seluruh unsur terkait. Namun saat suasana cemas memuncak, kabar melegakan akhirnya datang pada Sabtu pagi, 13 April 2025.

“Alhamdulillah, korban ditemukan selamat. Berdasarkan keterangan keluarga, korban kembali ke rumah dengan selamat sekitar pukul 09.30 WIB pagi ini,” ujar Okta kepada Batamnews.co.id.

Jumaidi mengaku pompong miliknya mengalami kerusakan mesin dan sempat hanyut dibawa arus laut sejak Jumat siang pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tanpa alat komunikasi, ia tidak dapat mengabari siapapun. Beruntung, seorang nelayan yang melintas menemukannya dan membawanya ke Tanjung Lipat, tempat ia bermalam.

Setelah dilakukan perbaikan sementara pada pompongnya, Jumaidi akhirnya bisa pulang ke rumah keesokan harinya dengan selamat.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan saat melakukan perjalanan laut, termasuk membawa alat komunikasi dan pelampung keselamatan. BPBD Lingga juga mengapresiasi solidaritas masyarakat yang cepat tanggap dalam membantu proses pencarian.

“Terima kasih kepada warga, aparat desa, dan tim SAR atas kepeduliannya. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi dan menjadi pembelajaran penting bagi semua,” tutup Okta.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :