Kronologi Penikaman Ketua RT di Perumahan Greenland: Korban Stroke Bertahan dengan Sisi Kiri Tubuh
A (42), Pelaku penikaman Ketua RT Blok A Perumahan Greenland, Batam Kota, Batam, jalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Batam Kota, Jumat (11/04/2025). (foto. batamnews.co.id).
Batam, Batamnews – Amir (74 tahun) yang merupakan Ketua RT Blok A Perumahan Greenland, Batam Kota, menjadi korban penikaman oleh seorang warga hingga harus menjalani operasi di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), Seraya.
Korban mengalami beberapa luka tusuk di sekujur tubuhnya dan hingga kini masih dalam perawatan dengan puluhan jahitan.
Kejadian ini mengejutkan keluarga korban. Salah satu anak Amir, yang enggan namanya disebutkan, mengaku tidak percaya ayahnya menjadi korban penganiayaan berat. Pasalnya, Amir dikenal sebagai sosok yang tidak pernah bermasalah dengan siapapun.
Baca juga: Sadis! Ibu-ibu Tikam Ketua RT di Perumahan Greenland Batam saat Bersih-bersih Taman
"Saya mendapat kabar dari polisi sekitar pukul 13.00 WIB bahwa bapak dibawa ke rumah sakit. Saya tidak percaya karena baru saja berbicara dengannya via telepon sekitar pukul 12.00 WIB," ujar wanita tersebut.
Panik mendengar kabar itu, ia segera melaju kencang menuju rumah sakit. Namun, ia tak sanggup melihat kondisi ayahnya yang sudah bersimbah darah.
"Bapak mengalami banyak luka, yang paling parah di perut sebelah kiri," katanya.
Semua luka ternyata terkonsentrasi di bagian kiri tubuh Amir, mulai dari paha, lengan, perut, pinggul, hingga tangan. Keluarga menduga, saat kejadian, Amir berusaha mempertahankan diri menggunakan sisi kiri tubuhnya karena pernah mengalami stroke di sebelah kanan.
Dalam kondisi setengah sadar, Amir sempat menyebut bahwa pelaku memiliki gangguan jiwa dan bukan pertama kali melakukan penganiayaan. Sebelumnya, pelaku bahkan pernah melempari rumah Amir dengan air jamban.
Baca juga: Viral! Perseteruan Li Claudia vs Yusril Koto Ungkap Proyek Cut and Fill Pejabat Kepri
"Banyak warga bilang pelaku kurang waras, tapi saya belum paham masalah sebenarnya karena bapak masih belum sadar sepenuhnya," ujarnya dengan suara lirih.
Keluarga berharap Amir segera pulih dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

Komentar Via Facebook :