Charles Tewas Ditusuk di Jantung, Polresta Barelang Ungkap Motif Pembunuhan di Kos-Kosan Batam
Fania Putri (25 tahun), Pelaku Penikaman di Kosan Blok V, Lubuk Baja, Batam, menjalani pemeriksaan diruang penyidik Polsek Lubuk Baja. (foto. batamnews.co.id).
Batam, Batamnews - Satuan Reskrim Polresta Barelang bersama Polsek Lubuk Baja masih mendalami kasus pembunuhan yang terjadi di sebuah kos-kosan di Blok V, Baloi, Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis, 3 April 2025 pagi.
Korban, Charles, meninggal dunia akibat tusukan yang menyebabkan pendarahan di jantung. Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, menjelaskan, "Korban meninggal akibat tusukan tepat di jantungnya," saat ditemui di Mapolresta Barelang, Jumat, 4 April 2025 siang.
Saat ini, jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara, sementara pelaku, Fania, masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Lubuk Baja.
Baca juga: Tragedi Cinta Berdarah di Batam: Wanita Tikam Kekasih Gara-gara Judi Slot
Penyidik telah memeriksa tiga saksi yang berada di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, diketahui terjadi ketersinggungan antara korban dan pelaku yang memicu cekcok mulut.
Diduga, ada ucapan yang menyinggung pelaku sehingga ia mengambil pisau di dapur dan menyerang korban.
Zaenal menambahkan, pelaku mengaku kesal karena korban sering bermain judi online. Namun, keterangan ini masih bersifat sepihak, dan tidak menutup kemungkinan ada masalah lain yang memicu kemarahan pelaku.
"Yang jelas, terjadi penganiayaan berat hingga mengakibatkan korban meninggal," tegasnya.
Baca juga: Gudang di Kabil Raya Batam Ludes Terbakar, Api Baru Padam Tiga Jam Kemudian
Pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Komentar Via Facebook :