Pidato Perdana Amsakar Achmad sebagai Wali Kota Batam, Komitmen Membangun Kota Madani yang Berdaya Saing
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan pidato perdana dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Batam, Senin, 3 Februari 2025.
Batam, Batamnews – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan pidato perdana dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Batam, Senin, 3 Maret 2025.
Dalam pidatonya, Amsakar menegaskan bahwa dirinya dan Li Claudia siap melanjutkan estafet kepemimpinan Batam dengan mengedepankan pembangunan yang berkelanjutan.
"Hari ini kita maknai sebagai tanda bahwa kompetisi telah selesai," ujar Amsakar.
Ia menyampaikan, perjalanan pembangunan Batam telah melalui banyak kemajuan dengan pemimpin yang silih berganti. Setiap pemimpin, kata dia, memiliki legasi yang membawa perubahan demi kemajuan Batam.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemimpin Kota Batam sebelumnya, terkhusus kepada Wali Kota Batam periode sebelumnya, Bapak Muhammad Rudi," ucapnya.
Baca juga: Usai Serah Terima Jabatan, Amsakar Ahmad Langsung Terima 14 Unit Truk Sampah Baru dari PT Hino
Amsakar menegaskan, dirinya bersama Li Claudia berkomitmen melanjutkan kebaikan yang telah dirintis pemimpin sebelumnya, sambil memperjuangkan berbagai harapan masyarakat.
"Tugas kami adalah melanjutkan, menyempurnakan, dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menyampaikan tema kepemimpinannya, "Tuntaskan Pembangunan Batam, Tingkatkan Daya Saing, Berdayakan Ekonomi Kerakyatan, dan Sejahterakan Masyarakat."
Tema tersebut, menurutnya, mencerminkan filosofi utama dalam mencapai kesejahteraan masyarakat Batam.
"Maka kita perlu bersama-sama berikhtiar untuk mewujudkannya," ucapnya.
Baca juga: Wali Kota Batam Amsakar Achmad Tanggapi Aksi Warga Rempang, Buka Peluang Dialog
Ia juga menyoroti tantangan pembangunan Batam yang belum sepenuhnya mengakomodasi daya dukung infrastruktur, seperti banjir, ketersediaan air bersih, dan pengelolaan sampah.
"Pembangunan ke depan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kondisi ekonomi, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, transportasi, serta persoalan sosial yang dihadapi masyarakat," jelasnya.
Amsakar menegaskan, visi Batam sebagai kota madani harus dibangun atas dasar kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat.
"Kota ini harus terbuka bagi semua. Masyarakatnya tidak hanya pasif menunggu, tetapi berperan aktif, memberi, dan berbagi dalam pembangunan," katanya.
Menurutnya, Batam harus menjadi kota yang harmonis dan humanis, di mana keberagaman budaya bersatu dan saling menghargai.
Baca juga: Pesan Amsakar Achmad Usai Resmi Jadi Wako Batam
"Mari kita jadikan Batam bukan sekadar kota tempat mencari nafkah, tetapi juga kota yang indah dan nyaman untuk dihuni," tuturnya.
Dalam mewujudkan visi tersebut, Amsakar menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, pengusaha, akademisi, dan Forkopimda.
"Forkopimda adalah komponen penting sebagai pendukung, penguat, dan penyeimbang dalam membangun Kota Batam," ujarnya.
Amsakar juga mengungkapkan, selama masa kampanye dirinya banyak menerima masukan dan harapan dari masyarakat.
"Kami mendengar berbagai aspirasi masyarakat untuk kemajuan Batam. Masukan tersebut menjadi energi bagi kami dalam merealisasikan cita-cita bersama," ucapnya.
Baca juga: Sertijab Wali Kota Batam 2025-2030, Berikut Tujuh Gebrakan Amsakar-Li Claudia
Dalam pidato itu, Amsakar memaparkan visi kepemimpinannya, yakni "Mewujudkan Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang Inovatif, Berkelanjutan, dan Berbudaya sebagai Pusat Investasi dan Pariwisata Terdepan di Asia Tenggara."
Visi tersebut didukung oleh lima misi utama, yakni:
- Mendorong terciptanya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berorientasi pada pengembangan investasi dan pariwisata berdaya saing global.
- Mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan demi memperkuat fondasi ekonomi dan sosial masyarakat.
- Meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju kehidupan yang sejahtera, merata, dan berkeadilan.
- Membangun sumber daya manusia yang berdaya saing, berbudaya, produktif, dan berakhlak mulia sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
- Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), transparan, dan akuntabel.
Amsakar menyebutkan bahwa visi dan misi yang digagasnya tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menjadi prioritas pembangunan nasional.

Komentar Via Facebook :