Tragedi di Jembatan 4 Barelang Batam: Pria Loncat dari Jembatan, Identitas Masih Misterius
Satu unit sepeda motor merek Mio Teen dengan nomor polisi BP 5289 JJ diduga kuat milik korban yang nekat loncat dari Jembatan 4 Barelang, Kota Batam, Minggu (23/02/2025) subuh. (foto. istimewa).
Batam, Batamnews - Warga sekitar Jembatan 4 Barelang, Kota Batam, dikejutkan oleh peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu, 23 Februari 2025 dini hari. Seorang pria nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan 4 Barelang sekitar pukul 01.40 WIB.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang memancing di lokasi tersebut. Saksi mata melihat pria tersebut melompat ke perairan di bawah jembatan tanpa ragu-ragu.
Tak lama setelah kejadian, warga menemukan sepeda motor Yamaha Mio Teen berwarna putih biru dengan nomor polisi BP 5289 JJ yang diduga milik korban, terparkir di sekitar jembatan.
Baca juga: Kasus Pencurian Helm di Batam: Karyawan Toko Handphone Jadi Korban, Pelaku Terekam CCTV
Kapolsek Galang, Iptu Alex, membenarkan insiden tersebut. "Iya benar, korban loncat dari Jembatan 4 Barelang subuh tadi," ujarnya saat dikonfirmasi oleh Batamnews.co.id.
Hingga saat ini, identitas pria tersebut masih belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas di sekitar lokasi kejadian. Proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, dan Polsek Galang.
"Korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan. Kami juga belum bisa mengidentifikasi korban karena ia seorang diri saat kejadian," jelas Iptu Alex.
Peristiwa ini mengundang keprihatinan warga setempat. Jembatan 4 Barelang memang dikenal sebagai salah satu lokasi dengan pemandangan indah, namun sayangnya juga kerap menjadi tempat terjadinya aksi nekat seperti ini.
Baca juga: Pengusaha Teh Prendjak asal Tanjungpinang, Dinyatakan Pailit dan Terjerat Kasus Hukum Lainnya
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban atau memiliki informasi terkait untuk segera melapor ke pihak kepolisian guna membantu proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Komentar Via Facebook :