Kecelakaan Beruntun di Jalan Tanjung Uban Bintan, Mobil Dinas Kogabwilhan dan Pick-Up, 6 Korban Luka-luka
Video situasi di lokasi kejadian terlihat beberapa orang sedang membantu evakuasi dan sempat panik.
Bintan, Batamnews – Beredar video di grup WhatsApp Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Arah Tanjung Uban KM 16, Kecamatan Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, pada Jumat, 14 Februari 2025 pagi sekitar pukul 10.04 WIB.
Insiden ini melibatkan mobil dinas milik Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) yang menabrak sebuah pick-up yang sedang terparkir untuk mengantre bensin.
Berdasarkan keterangan saksi mata, mobil dinas tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha menghindari sepeda motor sebelum akhirnya menabrak pick-up yang terparkir.
Akibat benturan tersebut, pick-up terdorong dan menabrak dua pengendara sepeda motor yang berada di dekatnya. Salah satu korban adalah seorang bocah SD yang langsung tak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Baca juga: Polres Bintan Gelar Operasi Keselamatan Seligi 2025, Tingkatkan Kedisiplinan Lalu Lintas
Seorang warga yang berada di sekitar lokasi menyatakan bahwa mobil dinas Kogabwilhan melaju terlalu cepat sehingga tidak mampu menghindari tabrakan.
“Mobilnya melaju dan nabrak, jadi pick-up yang parkir ikut terdorong dan menabrak pengendara motor. Dan ada anak SD jadi korban,” ujar saksi.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa bocah laki-laki yang mengenakan seragam sekolah langsung dilarikan ke RSUP Raja Ahmad Thabib, Tanjungpinang, menggunakan mobil warga yang melintas.
Sementara itu, neneknya yang membonceng sang bocah mengalami syok berat akibat kejadian tersebut.
Dua perempuan yang mengendarai sepeda motor juga menjadi korban dalam kecelakaan ini. Mereka mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
Salah satu korban dibawa ke Puskesmas Toapaya karena mengalami memar, sementara yang lainnya dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga: Pembukaan Four Points by Sheraton Bintan, Tingkatkan Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani, yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi, langsung turun tangan membantu proses evakuasi. Ia bersama jajarannya membantu membopong korban dan mengamankan lokasi kejadian.
“Kami mencatat ada enam korban, termasuk dua orang dari kendaraan dinas militer. Saat ini korban yang mengalami luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit, sementara empat kendaraan yang terlibat telah diamankan di Polres Bintan,” ungkap AKBP Yunita.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Komentar Via Facebook :