Cerita Lidia Penumpang Mobil Penabrak Satu Keluarga: Positif Narkoba Hingga Gagal ke Batam
Video Lidia Ristiawati Putri (25) saat diwawancarai oleh media.
Pekanbaru, Batamnews – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa satu keluarga di Jalan Hangtuah, Pekanbaru, pada hari pertama tahun 2025, menjadi sorotan publik.
Lidia Ristiawati Putri (25), salah satu penumpang mobil Calya yang terlibat dalam insiden ini, mengungkapkan rencananya untuk kembali ke kampung halamannya di Sukabumi setelah perayaan malam tahun baru.
Dalam sebuah video, ibu dari seorang anak perempuan berusia 8 tahun ini, berencana memberikan hadiah ulang tahun kepada anaknya setibanya di Sukabumi.
"Kado sama dirayainnya besok ya, Nak. Anak gadisku, anak pertama Bunda, besok Bunda pulang kita rayain, ya, Nak," tulis Lidia di akun media sosialnya beberapa hari sebelum kecelakaan.
Baca juga: Satu Keluarga Tewas Ditabrak Pengendara Mabuk Narkoba, Putri Kini Jadi Piatu Tanpa Saudara
Namun, takdir berkata lain. Dalam perjalanan pulang, mobil yang ditumpangi Lidia bersama dua pria asal Palembang justru terlibat kecelakaan tragis yang merenggut nyawa satu keluarga.
Polisi menyatakan bahwa Lidia sempat panik dan syok setelah kecelakaan tersebut. Lebih lanjut, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ia positif mengonsumsi narkoba. Hal ini membuatnya harus berurusan dengan pihak berwajib.
Ketika diinterogasi, Lidia mengaku bahwa saat kecelakaan terjadi, ia sedang bermain ponsel dan berbicara dengan anaknya di kampung.
“Waktu itu lagi ngobrol sama anak di kampung, karena mama saya sakit-sakitan,” ujar Lidia. Ia baru menyadari bahwa mobil yang ditumpanginya menabrak satu keluarga ketika suara benturan keras terdengar.
Meski demikian, Lidia tidak memberikan keterangan pasti tentang kecepatan mobil atau kondisi jalan saat itu. “Mungkin memang melaju cepat, tapi saya tidak merhatiin banget, Pak. Lagi nelepon anak,” tambahnya.
Menurut keterangan polisi, Lidia dan Antonio, salah satu pria yang bersamanya, sebenarnya berencana melanjutkan perjalanan ke Batam. Namun, mereka memutuskan untuk singgah di Pekanbaru dan mengunjungi tempat hiburan malam.
Baca juga: Laka Lantas Pertama 2025: Satu Keluarga Tewas Ditabrak Rombongan Pulang Dugem Tahun Baru
Keputusan ini menjadi sorotan setelah beberapa tetangga Lidia di Sukabumi mengungkapkan bahwa sang ibu tengah sakit, sementara Lidia justru memilih pergi dugem.
Sikap Lidia dianggap tidak bertanggung jawab mengingat ia memiliki anak yang membutuhkan perhatian, serta seorang ibu yang tengah dirawat.
Kini, Lidia dan dua pria yang bersamanya harus menghadapi proses hukum atas keterlibatan mereka dalam kecelakaan tersebut.
Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan dan siapa yang bertanggung jawab atas insiden yang merenggut nyawa satu keluarga di awal tahun ini.
Komentar Via Facebook :