DPRD Karimun Tinjau Sengketa Lahan Mangrove di Desa Sugi, Janji Bahas dengan Pihak Terkait

DPRD Karimun Tinjau Sengketa Lahan Mangrove di Desa Sugi, Janji Bahas dengan Pihak Terkait

Ketua DPRD Karimun, Raja Rafiza, bersama anggota Komisi I dan III saat menemui warga yang bersengketa di Desa Sugi.

Nurjali

Batamnews, Karimun - DPRD Kabupaten Karimun menyoroti persoalan lahan yang diprotes oleh masyarakat Desa Sugi, Kecamatan Sugi Besar, Kabupaten Karimun. 

Ketua DPRD Karimun, Raja Rafiza, bersama anggota Komisi I dan III, turun langsung ke lokasi untuk meninjau lahan tersebut.

Selain melakukan peninjauan, DPRD Karimun juga menampung keluhan masyarakat terkait lahan seluas 80 hektar, yang sebagian di antaranya merupakan kawasan mangrove. 

"Hari ini, saya bersama Komisi I dan III secara langsung meninjau persoalan yang terjadi di Desa Sugi, khususnya terkait lahan mangrove," ujar Raja Rafiza pada Sabtu, 1 Januari 2025.

Baca juga: Program `Satu Rumah Satu Sarjana` Pemdes Pangke Dapat Dukungan CSR dan Pemda

Dia menjelaskan bahwa lahan yang telah dikeluarkan suratnya tersebut sebagian merupakan hutan mangrove yang selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beraktivitas. 

Oleh karena itu, DPRD akan segera membahas persoalan ini, termasuk meninjau ulang luas dan titik-titik lahan yang tercantum dalam surat tersebut.

"Dalam waktu dekat, kami akan memanggil pihak-pihak terkait, seperti Kepala Desa, Camat, BPN, dan lainnya, untuk membahas titik-titik yang disampaikan oleh masyarakat," kata Rafiza.

Rafiza menegaskan, jika lokasi atau titik yang disampaikan masyarakat terbukti benar, hal ini akan menjadi persoalan serius yang perlu penanganan khusus. 

Baca juga: Sempat Kabur, YN (33) Resmi Ditahan di Rutan Tanjungbalai Karimun Terkait Dugaan Kasus Persetubuhan dengan Anak

"Jika ini benar terjadi, maka ini merupakan persoalan yang sangat berat. Kami dari DPRD akan memberikan perhatian serius untuk menyelesaikan masalah ini," tegasnya. 

DPRD Karimun berkomitmen untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat dan memastikan bahwa persoalan ini diselesaikan secara transparan dan adil.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :