Jelang Imlek 2025 di Batam Beragam Kegiatan Digelar, Hotel Penuh hingga 100 Persen
Lampion bertebaran di Kota Batam, jelang pelaksanaan Imlek tahun 2025.
Batam, Batamnews – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Batam, Ardiwinata, mengungkapkan kondisi terkini sektor pariwisata di Batam menjelang perayaan Imlek 2025.
Menurutnya, kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam saat ini berada pada angka 12.000 orang per bulan, sedikit menurun dibandingkan masa normal yang biasanya mencapai 15.000 orang per bulan.
"Kendala utama adalah Visa on Arrival (VOA) yang masih berlaku untuk negara-negara seperti Tiongkok, India, Korea, dan Jepang, sehingga wisatawan yang datang ke Batam didominasi oleh wisatawan dari Singapura dan Malaysia," jelas Ardiwinata, Kamis, 23 Januari 2025.
Baca juga: BP Batam: Sektor Industri Manufaktur dan Jasa Masih Dominan Sumbang Peningkatan Investasi
Meski demikian, tingkat hunian hotel di Batam menunjukkan tren positif, terutama pada akhir pekan.
"Untuk akhir pekan, tingkat hunian hotel sudah mencapai 98 hingga 100 persen, sementara pada hari kerja berada di angka 70 hingga 85 persen. Ini menunjukkan bahwa Batam kini aman dan nyaman untuk dikunjungi," tambahnya.
Ardiwinata juga menyebutkan daya tarik utama Batam sebagai destinasi wisata bisnis dan rekreasi.
"Banyak wisatawan datang untuk meeting di Batam. Setelah meeting, mereka bisa menikmati berbagai amenitas yang tersedia, seperti belanja, mengunjungi tempat wisata, dan aktivitas lainnya. Jadi, Batam bukan hanya untuk meeting saja, tetapi juga menawarkan berbagai kegiatan after meeting."
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2025, Dinas Pariwisata Kota Batam mencatat setidaknya ada 26 kegiatan Imlek yang digelar di berbagai lokasi di kota ini.
Salah satu kegiatan utama adalah Mega Imlek Fest 2025 yang secara resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Mega Mall, Batam.
"Pembukaan Mega Imlek Fest 2025 ini menjadi bukti bahwa perayaan Imlek di Batam mendapatkan perhatian dari pusat. Artinya, ini memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara," ujar Ardiwinata.
Kedepannya Dinas Pariwisata akan menggelar pertunjukan barongsai atau lion dance yang melibatkan tim dari Malaysia, Singapura, dan negara lainnya.
Dinas Pariwisata Batam berencana mengadakan Kompetisi Barongsai Internasional sebagai salah satu daya tarik baru bagi wisatawan.
Baca juga: Daya Tarik Potensi Investasi Batam Pukau Investor Italia
Puncak perayaan Imlek 2025 akan berlangsung pada malam pergantian tahun di kawasan Bumi Indah, dengan acara hitung mundur (countdown) yang meriah.
"Kami berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat posisi Batam sebagai destinasi utama wisata budaya di Indonesia," tutup Ardiwinata.
Dengan rangkaian kegiatan yang beragam dan antusiasme masyarakat yang tinggi, perayaan Imlek 2025 di Kota Batam diharapkan dapat menjadi momen kebangkitan pariwisata sekaligus mempromosikan kota ini ke kancah internasional.

Komentar Via Facebook :