Peredaran Narkoba di Kepri Mengkhawatirkan, Hanafi Ekra Minta Perda FP4GNPN Diterapkan
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kepulauan Riau, Hanafi Ekra. (Foto: istimewa)
Bintan, Batamnews – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kepulauan Riau, Hanafi Ekra, menyampaikan keprihatinan mendalam terkait kasus narkoba yang terus meningkat di Kepulauan Riau. Salah satu kasus yang mencuat adalah penangkapan seorang guru olahraga bersama dua perempuan di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan. Ketiganya ditangkap aparat berwenang atas dugaan kepemilikan narkoba.
“Kita prihatin kasus narkoba tren meningkat, apalagi kalau dugaan tertangkapnya guru olahraga di Tambelan membawa narkoba ini benar setelah nanti diperiksa. Tentu kejadian ini sangat memprihatinkan, terutama karena pelakunya adalah seorang pendidik yang seharusnya menjadi teladan bagi generasi muda," ujar Hanafi Ekra, Legislator PKS dari Dapil Bintan-Lingga.
Hanafi menilai kasus ini merupakan peringatan serius bagi semua pihak tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, terutama di wilayah Kepulauan Riau yang berbatasan dengan banyak jalur internasional.
Baca juga: Polres Karimun Musnahkan 11,2 Kg Sabu dan 186 Butir Ekstasi, Bongkar Jaringan Narkoba Internasional
Hanafi menekankan pentingnya implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba (FP4GNPN) yang telah disahkan di Kepulauan Riau. Ia mendesak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pihak terkait untuk lebih optimal dalam melaksanakan langkah-langkah pencegahan melalui regulasi tersebut.
“Perda Pencegahan Narkoba harus menjadi panduan strategis dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman narkoba. Tidak cukup hanya dengan tindakan penegakan hukum, tetapi juga harus ada edukasi, pencegahan dini, dan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba,” tegas Hanafi.
Sebagai Ketua Fraksi PKS, Hanafi turut mendorong pemerintah provinsi untuk meningkatkan upaya sosialisasi bahaya narkoba hingga ke wilayah pelosok, termasuk daerah terpencil seperti Tambelan. Ia menegaskan bahwa akses informasi yang memadai harus dijamin agar masyarakat, terutama generasi muda, memahami ancaman narkoba.
Baca juga: Kronologi Penangkapan Oknum Guru Olahraga Mantan Panwascam di Tambelan Terkait Kasus Narkoba
"Kita harus memastikan bahwa setiap individu memiliki akses informasi yang memadai dan lingkungan yang mendukung untuk menjauhi narkoba," kata Hanafi.
Hanafi berharap kasus ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk memperkuat sinergi dalam melawan ancaman narkoba di Kepulauan Riau. Ia juga menyatakan Fraksi PKS siap mendukung segala upaya pemerintah dalam memerangi narkoba demi menjaga masa depan anak-anak dan masyarakat Kepulauan Riau secara keseluruhan.
“Kami di Fraksi PKS siap mendukung segala upaya pemerintah dalam memerangi narkoba demi menjaga masa depan anak-anak kita dan masyarakat Kepri,” tutupnya.

Komentar Via Facebook :