Pleno KPU Batam: Saksi Nuryanto-Hardi Pertanyakan Partisipasi Pemilih Hanya 36 Persen di Lubuk Baja
Saksi pasangan calon wali kota dan wakil Wali Kota Batam.
Batam, Batamnews - Catatan dari Saksi 01 pasangan calon Wali Kota Batam nomor urut satu, Nuryanto-Hardi (NADI), menyoroti rendahnya tingkat partisipasi pemilih di Kecamatan Lubuk Baja.
Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 67.775 orang, hanya 26.721 yang menggunakan hak pilihnya, atau sekitar 36 persen.
Saksi 01 menyatakan bahwa hal ini perlu mendapat perhatian serius. "Angka partisipasi yang sangat rendah ini harus menjadi evaluasi, terutama terkait distribusi undangan pemilih (formulir C6) dan pengelolaan Tempat Pemungutan Suara (TPS)," ujar Saksi 01, 4 Desember 2024.
Baca juga: Suasana Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Kota Batam, KPU Buat 15 Tata Tertib
Menurut laporan di lapangan, distribusi formulir C6 di Lubuk Baja baru dilakukan pada malam hari sebelum pemungutan suara.
Selain itu, terdapat kasus pemindahan lokasi TPS tanpa pemberitahuan kepada pemilih, yang semakin memperburuk situasi.
Menanggapi hal ini, Komisioner KPU Kota Batam, Adri Wislawawan, mengakui bahwa minat pemilih di Lubuk Baja memang rendah. Namun, ia menyatakan bahwa jumlah formulir C6 yang telah didistribusikan jauh lebih banyak dibandingkan yang belum diterima oleh pemilih.
"Kami akan menjadikan masukan dari Saksi 01 sebagai salah satu perhatian utama untuk memperbaiki sistem ke depan," ujar Adri.
Rendahnya partisipasi pemilih di Lubuk Baja menambah daftar tantangan yang harus dihadapi dalam upaya meningkatkan kualitas pemilu di Kota Batam.
Perbaikan sistem distribusi logistik pemilu dan komunikasi kepada pemilih dinilai menjadi langkah yang mendesak untuk memastikan pelaksanaan demokrasi yang lebih baik.
Adapun rapat pleno tersebut, di gelar di Hotel Harris Resort Barelan Batam, yang berlangsung sejak pagi hingga petang hari ini.

Komentar Via Facebook :