Daftar Juara Lomba Balita Sehat Indonesia Tingkat Kabupaten Bintan 2024
Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani menyerahkan bingkisan dan hadiah pemenang balita sehat.
Bintan, Batamnews – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan menggelar Lomba Balita Sehat Indonesia Tingkat Kabupaten Bintan tahun 2024.
Acara ini berlangsung di Ballroom Hotel Agro Beach Resort dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait.
Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani, dalam sambutannya menekankan pentingnya masa balita sebagai masa emas sekaligus masa kritis dalam pertumbuhan anak.
“Jika pada 1000 hari pertama kehidupan proses pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai tahapannya, maka akan menciptakan anak yang sehat dan bebas dari masalah seperti stunting atau keterlambatan perkembangan,” ujarnya.
Baca juga: Hari Jadi Kabupaten Bintan, Sejarah Kabupaten Tertua di Kepulauan Riau
Hafizha juga mengungkapkan harapannya agar anak-anak di Bintan tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter, sebagai generasi penerus bangsa.
Kepala Dinas Kesehatan Bintan, Retno Riswati, menyampaikan bahwa lomba ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam membina tumbuh kembang balita.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan balita, demi mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat dan produktif.
Lomba dibagi dalam dua kategori, yaitu:
1. Usia 6-23 bulan sebanyak 15 peserta.
2. Usia 24-59 bulan sebanyak 15 peserta.
Dewan juri dalam lomba ini terdiri dari dokter spesialis anak dari RSUD Bintan, dokter gigi, dan pengurus daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Kepulauan Riau.
Data yang disampaikan Retno Riswati menunjukkan penurunan prevalensi stunting di Bintan selama empat tahun terakhir:
- Tahun 2021: 569 balita (5,21%)
- Tahun 2022: 383 balita (3,41%)
- Tahun 2023: 380 balita (3,49%)
- Tahun 2024 (hingga Oktober): 322 balita (3,15%)
Penurunan ini merupakan hasil dari berbagai intervensi, seperti:
- Pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri dan ibu hamil.
- Kampanye ASI eksklusif untuk bayi usia 0-6 bulan.
- Program makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi ibu hamil kurang energi kronis.
Baca juga: Capaian Ekonomi Bintan di Hari Jadi ke-76
Berikut daftar pemenang lomba:
Kategori Usia 6-23 Bulan:
1. Juara 1: Ahmad Alfarezel Dejma (Puskesmas Teluk Sasah)
2. Juara 2: Adzkia Dara Nuky (Puskesmas Numbing)
3. Juara 3: Ashalia Zafeera Abdullad (Puskesmas Toapaya)
4. Harapan 1: Zakia Maulidia Utami (Puskesmas Berakit)
5. Harapan 2: Dhaniah Nurhidayah (Puskesmas Sri Bintan)
Kategori Usia 24-59 Bulan:
1. Juara 1: Azizah Nur Shaqila (Puskesmas Kijang)
2. Juara 2: Elrizal Zahwan Ramadan (Puskesmas Kelong)
3. Juara 3: Muhammad Rifky Alfaris (Puskesmas Kawal)
4. Harapan 1: Arjuna Aditya Nugragha (Puskesmas Sei Lekop)
5. Harapan 2: Zahid Rabbani Akmal (Puskesmas Teluk Sasah)
Selain lomba, acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan laptop kepada 15 Tenaga Pengelola Gizi (TPG) dari 15 Puskesmas di Bintan.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjadikan Bintan sebagai Kabupaten Terbaik se-Provinsi Kepulauan Riau dalam pengelolaan pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan berbagai upaya yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap dapat terus menekan angka stunting dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif untuk masa depan bangsa.

Komentar Via Facebook :