Tim NADI Pilih Maafkan Penyebar Hoaks Debat Pilwako Batam
Tim pemenangan pasangan calon Nuryanto-Hardi (NADI) memutuskan untuk tidak melaporkan penyebar berita hoaks terkait dugaan insiden walkout pada debat Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Batam.
Batam, Batamnews - Tim pemenangan pasangan calon Nuryanto-Hardi (NADI) memutuskan untuk tidak melaporkan penyebar berita hoaks terkait dugaan insiden walkout pada debat Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Batam. Hal ini disampaikan setelah Nuryanto memberikan maaf kepada pihak yang menyebarkan informasi tidak benar tersebut.
"Jadi apakah kita perlu melaporkan mereka? Kami rasa tidak perlu. Pak Nuryanto sendiri mengatakan tidak perlu dilaporkan," ungkap Juru Bicara Tim NADI, Riki, saat ditemui pada Selasa, 26 November 2024.
Meski telah memaafkan, Tim NADI tetap akan menyerahkan rekaman asli kepada Bawaslu sebagai barang bukti pendukung laporan lainnya.
Baca juga: Debat Publik Kedua Pilkada 2024 di Kota Batam Kembali Dibatalkan
"Ini terkait plot yang sudah dari awal mereka lakukan dengan memutar balikkan fakta. Jadi rekaman aslinya nanti yang akan kami berikan ke Bawaslu," tambahnya.
Riki menekankan bahwa keputusan untuk tidak melaporkan ini merupakan pesan langsung dari Nuryanto. "Pak Nuryanto sudah memaafkan, beliau berpesan agar kejadian ini tidak diulangi lagi," jelasnya.
Sebelumnya, beredar informasi tidak benar di media sosial mengenai adanya insiden walkout dalam debat Pilwako Batam. Tim NADI membantah keras informasi tersebut dan memiliki bukti rekaman yang menunjukkan kejadian sebenarnya.

Komentar Via Facebook :