Bukan Kepri yang Memiliki Pulau Terbanyak, Berikut Daftar Provinsi di Indonesia dengan Ribuan Pulau Tersebar

Bukan Kepri yang Memiliki Pulau Terbanyak, Berikut Daftar Provinsi di Indonesia dengan Ribuan Pulau Tersebar

Pulau di Provinsi Kepulauan Riau tersebar hingga ke perbatasan negara Singapura.

Rahman

Batam, Batamnews - Kepulauan Riau (Kepri) menjadi provinsi terbanyak dalam jumlah pulau di Indonesia, namun masih ada satu provinsi lagi yang menduduki urutan pertama yang memiliki pulau terbanyak.

Meski dinamakan provinsi kepulauan, Kepri ternyata berada diurutan kedua dibawah Provinsi Papua Barat Daya.

Dari data beberapa sumber, Provinsi Kepri mempunyai 2.028 pulau, sedangkan Provinsi Papua Barat Daya mempunyai 3.022.

Sedangkan urutan ketiga yang mempunyai pulau terbanyak dimiliki Sulawesi Tengah dengan jumlah 1.572 pulau yang tersebar.

Pulau terbanyak lainnya keempat dimiliki Papua Barat dengan jumlah pulau sebanyak 1.498 pulau.

Sementara Provinsi Maluku berada diurutan kelima dengan 1.388 pulau yang dimiliki, sedangkan urutan keenam dipunyai Provinsi Maluku Utara dengan jumlah pulau 901.

Urutan pulau terbanyak lainnya dimiliki Nusa Tenggara Timur berjumlah 609 pulau, Sulawesi Tenggara 590, Papua 527 pulau, terakhir Jawa Timur dengan 512 pulau.

Pengoperasian Pesawat N219 Nurtanio di Provinsi Kepri 

Pemerintah Provinsi Kepri bekerjasama dengan Bappenas dan PT Dirgantara Indonesia akan mengoperasikan pesawat N219 Nurtanio untuk menerbangi pulau-pulau di Kepri.
  
PTDI mengumumkan kerjasama penting dengan Linkfield Technologies untuk penjualan 25 unit pesawat N219 Nurtanio. 

Kerja sama ini terungkap pada ajang The Aero Asia 2023, yang diselenggarakan untuk memperkenalkan pesawat buatan dalam negeri ini ke pasar internasional. 


Sebanyak lima unit dipesan oleh Bandung Airlines Co. Ltd, sebuah perusahaan penerbangan di Tiongkok, sementara 20 unit lainnya akan diserahkan kepada perusahaan leasing asal Tiongkok.

Pesawat N219 Nurtanio dirancang sebagai pesawat angkut bermesin ganda dengan kapasitas 19 penumpang, sangat cocok untuk operasi di daerah-daerah terpencil. 


Dengan kemampuan membawa muatan hingga 2.313 kilogram, pesawat ini dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan operasional militer dan sipil. 

Desainnya yang kompak dan efisien memungkinkan pesawat ini untuk beroperasi di landasan pacu yang tidak beraspal dan mampu lepas landas serta mendarat di medan dengan ketinggian dan suhu ekstrem.


Pesawat N219 dilengkapi dengan mesin Pratt & Whitney PT6A-42 yang terbukti efisien dan dapat mencapai kecepatan jelajah hingga 388 kilometer per jam (210 knot). 

Ditenagai oleh dua mesin dengan masing-masing 850 SHP, pesawat ini menawarkan performa yang unggul di lapangan, baik untuk transportasi pasukan, evakuasi medis, maupun misi pencarian dan penyelamatan (SAR). 

Selain itu, kokpit pesawat ini menggunakan avionik modern dengan sistem Garmin G1000 NXi yang canggih, yang memudahkan pengoperasian dan perawatan pesawat.

Dengan sertifikasi CASR 23 untuk kategori Komuter, N219 Nurtanio menawarkan berbagai keunggulan, seperti kemampuan terbang di medan dengan suhu tinggi dan kemampuan Short Take-Off and Landing (STOL), yang menjadikannya sangat fleksibel untuk digunakan di berbagai daerah terpencil. 

Kabin pesawat ini juga dirancang tanpa tekanan, menjadikannya ideal untuk perjalanan jarak pendek yang efisien.

N219 Nurtanio merupakan solusi transportasi udara yang inovatif, dapat diandalkan, dan sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan ekonomi daerah-daerah terpencil Indonesia, sekaligus mendukung ketahanan nasional dengan kemampuan militer yang kuat. 

Dengan keunggulan operasional dan desain yang modern, pesawat ini siap berkontribusi untuk membuka lebih banyak peluang ekonomi dan meningkatkan aksesibilitas di seluruh kepulauan Indonesia.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :