Karateka SMAN 5 Batam Raih Dua Emas di Kejurnas Karate, Orang Tua Berharap Jadi PNS
Syafira, siswi SMAN 5 Batam, kembali mengharumkan nama Kota Batam dengan meraih dua medali emas dalam Kejurnas Karate Gabdika Shitro Ryu Kai yang diselenggarakan di Tangerang Selatan pada 11-13 Oktober 2024. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews - Syafira, siswi SMAN 5 Batam, kembali mengharumkan nama Kota Batam dengan meraih dua medali emas dalam Kejurnas Karate Gabdika Shitro Ryu Kai yang diselenggarakan di Tangerang Selatan pada 11-13 Oktober 2024.
Syafira, yang akrab disapa Fifi, berhasil menjuarai dua kategori sekaligus, yaitu Kata Perorangan Junior Putri dan Komite -59 kg Junior Putri. Prestasi ini menambah deretan pencapaian gemilang Fifi dalam dunia karate.
Sensei Hendra, ayah sekaligus pelatih Syafira, mengungkapkan bahwa putrinya telah aktif mengikuti berbagai kompetisi karate sejak usia 10 tahun.
"Alhamdulillah kompetisi yang diikuti Syafira banyak sekali, dimana ia rata-rata juara. Dia sudah berprestasi dari tahun 2017 umur 10 tahun kelas 4 SD sampai sekarang," ujar Sensei Hendra, Kamis, 17 Oktober 2024.
Baca juga: Karateka Asal Kepri Raih Medali Emas dan Perunggu di Kejuaraan Nasional Piala Menkopolhukam 2024
Di Kejurnas Gabdika Shito Ryu Kai Tangerang Selatan 2024, Fifi mewakili Pengda Perguruan Gabdika, Tim Gabdika Kepri. Ia harus bersaing ketat dengan karateka-karateka terbaik di kelasnya, bahkan melawan rekan satu timnya dari Kepri di babak final.
Kemenangan Fifi di kejuaraan ini membuka peluangnya untuk bergabung dengan Tim Hayashi Ha Indonesia dan berlaga di Kejuaraan ASPAC Hayashi Ha 2025, sebuah ajang internasional yang diikuti oleh negara-negara di kawasan Asia Pasifik.
Perjalanan Syafira di dunia karate dimulai sejak ia masih TK. Bakatnya mulai terlihat jelas saat ia berusia 10 tahun, ketika berhasil meraih juara 1 O2SN Nasional tingkat SD di Medan dan juara 1 Komite. Prestasi tersebut membawanya bergabung dengan Tim Indonesia di kejuaraan antar pelajar se-Eropa di Belgia, di mana ia meraih juara 2.
Meskipun telah menorehkan banyak prestasi, Syafira tetap rendah hati dan terus berlatih untuk meningkatkan kemampuannya. Pada bulan September lalu, ia harus mengakui keunggulan lawannya di semifinal O2SN Nasional tingkat SMA, namun hal itu tidak mematahkan semangatnya.
Baca juga: Satbrimob Polda Kepri Kirim 33 Karateka Terbaik ke Kejuaraan Nasional Karate Piala Kapolri 2024
Sensei Hendra berharap prestasi Syafira di bidang karate dapat membuka jalan menuju masa depan yang cerah.
"Ada harapan saya sebagai orang tua agar Syafira bisa menjadi TNI atau PNS supaya masa depannya jelas mengingat jerih payahnya yang luar biasa sudah membawa nama Kota Batam dan Kepri saat bertanding," ungkapnya.
Dukungan untuk Fifi selama ini datang dari pihak sekolah dalam bentuk izin bertanding dan apresiasi dari kepala sekolah. Namun, perhatian dari pemerintah daerah Kota Batam masih terbilang minim, sebagaimana yang juga kerap dialami atlet olahraga lainnya.
Sensei Hendra mengenang momen ketika Syafira pulang dari Belgia pada tahun 2017, Gubernur Kepri saat itu memberikan apresiasi.
Baca juga:
"Saat pulang dari Belgia Gubernur Kepri ada memberi apresiasi tahun 2017," pungkasnya.
Dengan prestasi terbarunya ini, Syafira kembali membuktikan bahwa Kota Batam memiliki bibit unggul dalam olahraga karate. Diharapkan pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi karateka muda lainnya di Kota Batam dan sekitarnya untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Komentar Via Facebook :