Pelaku Kejahatan di Batam Berhasil Ditangkap Warga di Dompak, Tanjungpinang
Seorang dari dua pelaku kejahatan yang beraksi di Batam berhasil ditangkap oleh warga di wilayah Dompak, Kota Tanjungpinang pada Rabu malam, sekitar pukul 20.00 WIB.
Tanjungpinang, Batamnews – Seorang dari dua pelaku kejahatan yang beraksi di Batam berhasil ditangkap oleh warga di wilayah Dompak, Kota Tanjungpinang pada Rabu malam, sekitar pukul 20.00 WIB.
Sebelumnya, kedua pelaku sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan pihak kepolisian setelah melakukan tindakan kriminal di Batam. Keduanya melarikan diri dengan mengendarai mobil secara ugal-ugalan di dekat daerah Pamedan, Tanjungpinang, bahkan sampai menabrak salah satu pengguna jalan.
“Dia sempat menabrak pengendara motor saat kabur,” ujar seorang saksi mata kepada batamnews.co.id.
Baca juga: Polres Kepulauan Anambas Berhasil Mengamankan Pelaku Pencabulan Terhadap Anak, Gara-gara Hutang
Kejadian ini membuat masyarakat sekitar menjadi resah, namun aksi cepat warga Dompak berhasil mencegah pelaku melarikan diri lebih jauh.
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, satu pelaku berhasil ditangkap oleh warga sekitar, sementara pelaku lainnya terlihat kabur ke dalam hutan sekitar pukul 20.00 WIB. Hingga saat ini, petugas kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri ke dalam hutan.
Kejadian ini bermula ketika kedua pelaku melakukan aksi perampokan di Batam dan kemudian melarikan diri ke Tanjungpinang. Pihak kepolisian telah menindaklanjuti laporan perampokan tersebut dan saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pelaku yang masih buron.
Baca juga: Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku yang Gorok Seorang Wanita Bermobil Merah di Sei Ladi Batam
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan segera apabila melihat aktivitas yang mencurigakan di sekitar mereka, terutama di wilayah hutan sekitar Dompak. Selain itu, pihak kepolisian juga mengapresiasi peran aktif warga dalam membantu menangkap salah satu pelaku.
Berita ini masih akan terus diperbarui seiring perkembangan penyelidikan oleh pihak berwenang.

Komentar Via Facebook :