Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku yang Gorok Seorang Wanita Bermobil Merah di Sei Ladi Batam

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku yang Gorok Seorang Wanita Bermobil Merah di Sei Ladi Batam

Tim Inafis Polresta Barelang dan Polda Kepri melakukan rangkaian penyelidikan terhadap mobil korban di tempat kejadian perkara, Selasa (24/09/2024) sore. (Foto. Batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews - Polisi berhasil menangkap pelaku yang menggorok seorang wanita dengan senjata tajam jenis badik di pinggir jalan sebelum Jembatan Sei Ladi, Kota Batam, pada Selasa, 24 September 2024. Penangkapan ini dilakukan kurang dari 24 jam setelah kejadian. 

Menurut informasi yang diperoleh batamnews.co.id, tim Jatanras Macan Barelang berhasil meringkus pelaku di Kota Batam setelah ia melarikan diri usai melukai leher korban. 

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Giadi Nugraha, membenarkan penangkapan tersebut. "Iya, sudah tertangkap pelakunya. Keterangan lebih lanjut akan disampaikan oleh Kapolda Kepri," ujar Giadi kepada batamnews.co.id saat dikonfirmasi, Rabu, 25 September 2024.

Sebelumnya, seorang wanita berinisial AY (44) menjadi korban perampokan dengan senjata tajam. Pelaku tak segan-segan melukai korban dengan menyayat lehernya sebelum melarikan diri ke hutan di sekitar lokasi kejadian. Insiden tragis ini terjadi pada Selasa, 24 September 2024 sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Wanita di Batam Jadi Korban Perampokan Bersenjata Tajam Setelah Berkenalan Melalui Aplikasi "Kopi Darat"

Berdasarkan informasi, korban dan pelaku berkenalan melalui aplikasi Kopi Darat dan sepakat untuk bertemu. Pelaku meminta korban menjemputnya di Halte Simpang Basecamp. Korban, yang mengendarai mobil merah merek Rocky dengan nomor polisi BP 1502 CR, menuruti permintaan tersebut.

Setelah menjemput pelaku, korban diarahkan menuju Jembatan Sei Ladi. Di tengah perjalanan, pelaku melihat kesempatan dan langsung mengeluarkan badik, lalu menyerang korban dengan menggorok lehernya. Korban yang terluka parah berhasil keluar dari mobil dan berteriak minta tolong.

Seorang saksi mata di lokasi mengatakan, "Dia teriak-teriak minta tolong di tengah jalan, bilang 'Bang, tolong saya dirampok'." Tak lama kemudian, sebuah mobil pickup berhenti, dan sopirnya langsung membawa korban ke rumah sakit Awal Bros untuk mendapat pertolongan medis.

"Korban mengalami luka robek besar di leher, saya tidak sempat bertanya lebih lanjut, langsung dibawa ke rumah sakit," ujar saksi mata.

Kapolresta Barelang, Kombespol Heribertus Ompusunggu, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa korban berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi Mi-Chat atau dikenal juga sebagai Kopi Darat. 

Baca juga: Wanita Ditemukan Histeris dengan Luka Sayatan Leher di Batam, Pelaku Diduga Kabur ke Hutan

Saat dalam perjalanan, diduga terjadi perselisihan antara korban dan pelaku. Pelaku kemudian meminta korban menghentikan mobil, lalu menutup mulut korban dan menyayat lehernya.

Kapolresta menambahkan bahwa barang-barang milik korban masih lengkap di dalam mobil dan tidak ada yang diambil oleh pelaku.

Saat ini, tim Inafis Polresta Barelang dan Polda Kepri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa mobil korban, dan mencari sidik jari pelaku. 

"Kami menemukan beberapa sidik jari di mobil korban, namun belum jelas dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut," kata petugas Inafis di TKP.

Penyelidikan kasus ini terus berlangsung guna mengungkap lebih detail motif dan latar belakang pelaku.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :