Nelayan Bintan Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Diterjang Angin Kencang di Perairan Senggiling

Nelayan Bintan Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Diterjang Angin Kencang di Perairan Senggiling

Jasad nelayan Tammu dievakuasi tim SAR gabungan, Kamis (19/09/2024). (Humas SAR Tanjungpinang).

Nurjali

Bintan, Batamnews – Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Tammu, seorang nelayan yang hilang kontak di perairan Senggiling, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis, 19 September 2024. 

Korban ditemukan di perairan Pantai Desa Senggiling sekitar pukul 09.45 WIB. Setelah ditemukan, jasadnya segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

"Korban kemudian dievakuasi dan dibawa oleh tim menuju ke rumah duka," kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazzli, dalam keterangannya.

Baca juga: Pompong Nelayan Tenggelam di Anambas, Star Energy Evakuasi Tiga Nelayan Selamat

Tammu, nelayan asal Bintan, dilaporkan hilang kontak pada Selasa, 17 September 2024, sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, ia sedang melaut di perairan Senggiling ketika angin puting beliung tiba-tiba menerjang wilayah tersebut.

"Dengan telah ditemukannya korban, maka secara resmi operasi SAR dinyatakan selesai," ujar Fazzli. 

Operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan hingga akhirnya jasad korban berhasil ditemukan.

Baca juga: Ketua Tim Pemenangan Alias Wello-Muhamad Ishak Kecam Fitnah di Facebook, Akan Pidanakan Akun Agus Ramdah

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :