Basarnas Natuna Kerahkan Penyelam untuk Cari Nelayan Hilang di Perairan Tanjung

Basarnas Natuna Kerahkan Penyelam untuk Cari Nelayan Hilang di Perairan Tanjung

Ilustrasi

Nurjali

Natuna, Batamnews - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Natuna, Kepulauan Riau, menerjunkan dua penyelam untuk mencari seorang nelayan yang hilang di wilayah setempat pada Sabtu, 3 Agustus 2024. 

Kepala KPP Natuna, Abdul Rahman, mengatakan bahwa pencarian terhadap korban dimulai pada pagi hari.

"Sekitar dua orang penyelam kita kerahkan untuk mencari korban," kata Abdul saat dikonfirmasi.

Selain penyelam, pihaknya juga menerjunkan beberapa personel dan peralatan lainnya untuk mendukung operasi pencarian ini. 

Baca juga: Mobil Seorang WNA Pekerja PT BAI Terlibat Lakalantas, Pengendara Motor di Bintan Tewas

Abdul menambahkan bahwa operasi pencarian ini juga dibantu oleh beberapa unsur lainnya, seperti Polairud Natuna, Bakamla Natuna, Puskesmas Tanjung, HNSI Natuna, Babinsa Desa Kelanga, Bhabinkamtibmas Desa Kelanga, serta masyarakat setempat.

"Kita juga melibatkan komunitas penyelam serta beberapa pihak lainnya," ujar Abdul.

Wilayah pencarian diperluas menjadi 51,4 nautical mile dengan perkiraan kedalaman mencapai 50 meter. 

"Kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban," tegas Abdul. Ia berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.

"Kondisi arus bawah berpotensi menggeser keberadaan korban," tuturnya.

Sebelumnya, Basarnas Natuna melakukan pencarian terhadap satu orang nelayan yang hilang saat melaut. 

Baca juga: Alias Wello dan Muhammad Ishak Tetap Berikhtiar Maju di Pilkada Lingga 2024 Meski Dihadang Dukungan Partai

Kepala Sub Seksi Operasi KPP Natuna, Budiman, saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Jumat, mengatakan bahwa korban berumur 35 tahun dan berasal dari Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Informasi mengenai hilangnya korban diketahui dari kepala desa setempat. "Kita terima info Kepala Desa Kelanga Asmuri bahwa korban hilang saat mencari teripang di Perairan Tanjung," ucap Budiman.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :