Badai Hebat Disertai Hujan dan Angin Kencang Landa Tanjungpinang, Listrik Padam dan Warga Panik
Angin badai di salah satu pusat keramaian di Kota Tanjungpinang yang membuat warga panik.
Tanjungpinang, Batamnews – Suasana mencekam melanda Kota Tanjungpinang pada Selasa malam, 17 September 2024. Setelah cuaca panas menyengat sepanjang siang, tiba-tiba badai disertai hujan deras dan angin kencang melanda kota ini sekitar pukul 19:05 WIB, tepat saat adzan sholat isya berkumandang.
Kondisi ini membuat sejumlah warga yang berada di tempat keramaian, seperti swalayan dan rumah makan, panik.
Di Rumah Makan Bakso Solo Legendaris di Kilometer 4, para pengunjung sempat dilanda kepanikan. Beberapa tenda di depan rumah makan roboh akibat angin kencang, sehingga zikir dan doa sempat terdengar bergema dari para pengunjung yang ketakutan.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Kepulauan Riau 16-17 September 2024
Dalam hitungan detik setelah badai menghantam, listrik di hampir seluruh Kota Tanjungpinang padam. Situasi ini menyebabkan lampu jalan dan lampu lalu lintas tidak berfungsi, sehingga kendaraan di beberapa ruas jalan melambat, dan kemacetan pun terjadi.
"Listrik mati sejak badai, sampai sekitar jam 20:00 atau hampir satu jam," ujar Raihan, salah satu warga Tanjungpinang yang merasakan dampak langsung dari badai tersebut.
Tidak hanya listrik, jaringan seluler juga sempat mengalami gangguan beberapa menit. "Tadi signal sempat hilang, tapi sekarang sudah normal kembali," tambahnya.
Badai mulai mereda sekitar pukul 21:00 WIB, namun dampak yang ditinggalkannya cukup signifikan. Sejumlah rumah mengalami kerusakan, beberapa pohon tumbang, bahkan ada yang menimpa kendaraan yang sedang melintas.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti kecepatan angin yang melanda Tanjungpinang. Namun, BMKG Batam sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem ini.
Badai tidak hanya melanda Tanjungpinang, tetapi juga wilayah-wilayah lain di Kepulauan Riau seperti Batam, Bintan, Karimun, dan Lingga.
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang akan melanda beberapa wilayah di Kepri pada hari yang sama.
Wilayah-wilayah terdampak meliputi Kabupaten Karimun, Natuna, Lingga, serta Kota Batam. Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung dari pukul 17:40 WIB hingga 20:00 WIB.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui laman resmi BMKG atau menghubungi call center 196 untuk informasi lebih lanjut.

Komentar Via Facebook :