Peringatan Dini BMKG: Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Kepulauan Riau 16-17 September 2024

Peringatan Dini BMKG: Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Kepulauan Riau 16-17 September 2024

Rumah warga di Anambas hanyut disapu ombak akibat cuaca ekstrim beberapa waktu yang lalu.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada tanggal 16 hingga 17 September 2024. 

Peringatan ini didasarkan pada pengamatan pola angin dan kondisi atmosfer di wilayah perairan Nusantara. Menurut BMKG, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat dengan kecepatan berkisar antara 8 hingga 30 knot. 

Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin bergerak dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan antara 6 hingga 25 knot. 

Baca juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin Apresiasi Kelas Internasional Keperawatan di Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang

Kecepatan angin tertinggi terpantau di sejumlah wilayah, termasuk Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, Laut Natuna Utara, Selat Makassar bagian utara, serta beberapa perairan lainnya di sekitar Laut Sulawesi, Kepulauan Sangihe - Talaud, Laut Maluku bagian utara, dan Samudra Pasifik utara Halmahera.

Akibat dari kondisi tersebut, gelombang dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan, seperti Selat Malaka, perairan barat Sumatra, perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Laut Sawu, serta Samudra Hindia bagian selatan Jawa hingga Pulau Sumba. 

Selain itu, Laut Natuna Utara, Selat Makassar bagian utara, dan Laut Arafuru bagian tengah dan timur juga diprediksi mengalami gelombang dengan tinggi serupa.

BMKG menegaskan bahwa potensi gelombang tinggi ini dapat menimbulkan risiko terhadap keselamatan pelayaran. Oleh karena itu, BMKG mengimbau para nelayan dan operator kapal untuk selalu waspada. 

Baca juga: Murid Serang Guru dan Teman Sekolah dengan Palu di Chelyabinsk, Rusia: 4 Orang Terluka

Khususnya, nelayan yang menggunakan perahu kecil diimbau untuk waspada jika angin melebihi 15 knot dan gelombang mencapai lebih dari 1,25 meter. Kapal tongkang, kapal ferry, dan kapal kargo juga disarankan untuk berhati-hati saat angin dan gelombang mencapai batas tertentu yang bisa membahayakan keselamatan pelayaran.

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir diimbau untuk terus memperhatikan informasi dari BMKG dan selalu waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat mempengaruhi aktivitas mereka.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :