Update Terbaru Kapal KM Samarinda Tenggelam di Perairan Matak: 37 Selamat, 3 Meninggal Dunia Berikut Datanya
Proses evakuasi kapal oleh tim gabungan.
Tanjungpinang, Batamnews - Tragedi tenggelamnya kapal kayu KM Samarinda di sekitar Perairan Matak pada Jumat, 26 Juli 2024 sore telah mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dan 35 lainnya berhasil diselamatkan.
Kepala BPBD Provinsi Kepri, Muhammad Hasbi, melaporkan bahwa korban kemungkinan masih bisa bertambah karena kesulitan mendata korban akibat tidak adanya data manifest.
KM Samarinda yang berangkat dari Pelabuhan Tarempa sekitar pukul 16.40 WIB dengan tujuan Pelabuhan Matak diperkirakan membawa penumpang sebanyak 40 orang dan 6 unit sepeda motor. Insiden terjadi sekitar pukul 17.10 WIB ketika kapal tersebut tenggelam.
Dugaan sementara penyebab tenggelamnya kapal adalah ketidakseimbangan akibat banyak penumpang yang naik ke atap/palka kapal, menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam.
Baca juga: Update Kapal Kayu Tenggelam di Teluk Durian Anambas: Ketua HIMPAUDI Dinyatakan Meninggal Dunia
Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur bersama masyarakat setempat yang berada di lokasi segera melakukan evakuasi korban. Korban yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke RSUD Tarempa dan RSUD Palmatak (Payalaman) untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Informasi terakhir yang diterima pada Jumat malam 26 Juli 2024, kegiatan pencarian dihentikan sementara namun terus dimonitor perkembangannya.
Bagi masyarakat yang kehilangan anggota keluarga atau kerabat agar segera melapor ke posko sementara di Polsek Palmatak dan Polsek Siantan atau dapat menghubungi Pos SAR Anambas di nomor 0822-8330-9394.
DATA KAPAL:
- Nama: KM Samarinda
- Kapasitas: 7 GT
- Bendera: Indonesia
- Rute: Tarempa – Matak
KORBAN:
- Jumlah Penumpang: 40 Orang
- Selamat: 37 Orang
- Meninggal Dunia: 3 Orang
Baca juga: Kapal Kayu Tenggelam di Laut Matak, Anambas Diduga Bawa 30 Penumpang
Korban yang Dirawat di RSUD Palmatak:
- Sarinta (18 tahun, Payalaman)
- Aziraini (24 tahun, Payamaram)
- Jusri Irawan (18 tahun, Teluk Sunting)
- Rik Atik (20 tahun, Payalaman)
- Maya (33 tahun, Payamaram)
- Richa (22 tahun, Payalaman)
- Nursahwinada (17 tahun, Payalaman)
- Erni Dealisma (33 tahun, Payalaman)
- Andreas (39 tahun, Putik)
- Hardiansyah (43 tahun, Tarempa)
- Robinhot Sinaga (38 tahun, Batu Ampar)
- Erni Rosita (34 tahun, Langir)
- Azriel (30 tahun, Langir)
- Aidan (2 tahun, Ladan)
- Erni (ibu Fajri, 50 tahun, Desa Putik)
Korban yang Dirawat di RSUD Tarempa:
- Suci Pratiwi (26 tahun, Tanjung Tengah)
- Rosli (60 tahun, Kampung Melayu)
- Valeci (20 tahun, Bayat Marang)
- Dila (18 tahun, Kampung Melayu)
- Khairunisa (24 tahun, Tarempa Barat)
- Rivan Efendi (26 tahun, Kampung Baru)
- Bripda Ferdi (23 tahun, Dusun Polres)
Korban Meninggal Dunia:
1. Reva (20 tahun, Desa Teluk Sunting)
2. Yurnalisa (46 tahun, Payamaram)
3. Siti Aisyah (69 tahun, Payalaman)
Korban yang Telah Kembali ke Rumah:
1. Basri
2. Alfarizi
3. Azril
4. Hendra
5. Markhaidir Ali Hadidaulah
6. Galo Saputra (Kru Kapal Km. Samarinda)
7. Musnawi (Nahkoda Kapal Km. Samarinda)
8. Erwandi
9. Harun
10. Sumarjoni
11. Alfian
12. Wan Mahdar
13. Roki Sukamto
14. Dio Pati Taniko
15. Rika Triana
Data korban akan diperbarui sesuai dengan perkembangan informasi yang diterima.

Komentar Via Facebook :