Warga Lingga Harus Tahu, Berikut Jam Pelayanan Kesehatan di Pustu hingga Polindes

Warga Lingga Harus Tahu, Berikut Jam Pelayanan Kesehatan di Pustu hingga Polindes

Polindes Kote, salah satu Polindes yang aktif memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat desa setempat. (Foto: dok.Polindes Kote)

Lingga, Batamnews - Masyarakat Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), harus mengetahui terkait jam pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) ataupun Pondok Bersalin Desa (Polindes) yang ada di setiap perkampungan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Lingga, dr. Bukit Rayanto Gultom, melalui Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan, Enny Rozanty, menyampaikan bahwa jam operasional Pustu mengikuti pusat layanan kesehatan puskesmas, yang biasanya berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 14.30 WIB. 

Namun, warga yang datang di luar jam tersebut tidak perlu khawatir karena pelayanan tetap diberikan.

Baca juga: Disdik Lingga Akan Bangun Sejumlah Ruang Kelas Baru di 10 SD-SMP, Tersebar dari Senayang hingga Singkep

“Jika ada masyarakat yang datang berobat ke Pustu atau Polindes pada saat di luar jam pelayanan, mereka tetap diberikan pelayanan karena pada umumnya petugas kesehatan tinggal di pustu dan polindes. Makanya dihimbau masyarakat datang berobat di jam kerja untuk kepesertaan BPJS. Kecuali ada kasus urgensi dan gawat,” kata Enny kepada batamnews.co.id, Selasa, 11 Juni 2024.

Data dari Dinas Kesehatan Lingga menunjukkan bahwa dari 124 unit Pustu/Polindes, semuanya telah terisi penuh oleh petugas kesehatan. Hal ini memastikan tidak ada kekosongan dalam pelayanan kesehatan di setiap perkampungan di Lingga.

Penempatan para petugas kesehatan di Pustu atau Polindes ditentukan oleh kepala puskesmas melalui Surat Keputusan (SK) dan seringkali dilakukan rotasi sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan yang berlaku. 

"Jadi terkait pelayanan dan jam pelayanan mengikuti aturan yang dikeluarkan. Jam masuk pukul 08.00 WIB sampai pukul 14.30 WIB. Tapi diluar itu, petugas tetap memberikan pelayanan pada masyarakat yang datang untuk berobat," ujarnya.

Baca juga: Impian Warga Desa Linau di Lingga Nikmati Jalan Mulus Segera Terwujud, Pemkab Lingga Bangun Bertahap

Kemudian, setiap petugas pustu atau polindes yang ditempatkan di desa atau kelurahan, pihak puskesmas khususnya kepala puskesmas selalu berkoordinasi dengan camat, lurah dan kepala desa.

"Meskipun diluar jam pelayanan, petugas juga tetap melakukan pendampingan rujukan, melaksanakan kegiatan program juga seperti posyandu, pos bindu dan kegiatan program lainnya. Sebagai pelayanan masyarakat sehat yang ada di wilayah kerjanya," sebutnya.

"Jadi, petugas pustu atau polindes tidak hanya melayani masyarakat yang sakit, tetapi juga melayani masyarakat sehat," pungkas Enny.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews