Breaking News! Bocah SD di Batam Diduga Dicabuli Saudara Sendiri hingga Hamil 7 Bulan

Breaking News! Bocah SD di Batam Diduga Dicabuli Saudara Sendiri hingga Hamil 7 Bulan

Ilustrasi.

Batam, Batamnews - Kejadian memilukan terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar kini hamil tujuh bulan setelah diduga disetubuhi oleh saudaranya sendiri. 

Kepolisian Sektor (Polsek) Sei Beduk, yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Alex Trio AD, telah mengamankan tersangka pada Kamis, 2 Mei 2024 dini hari.

Tersangka, OBS alias Ibet, seorang pria berusia 37 tahun, ditangkap di rumahnya di Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam. 

Baca juga: Polres Natuna Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Sesama Jenis oleh Oknum Guru PNS

Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari orang tua korban, yang melaporkan kejadian tersebut pada pukul 00.35 WIB, Kamis, 2 Mei 2024 dini hari.

"Kasus ini dilaporkan oleh orang tua korban pada Kamis dini hari. Dia melaporkan kejadian setelah mengetahui anaknya yang masih di bawah umur hamil akibat perbuatan tersangka," ungkapnya. 

Kejadian ini terungkap pada akhir April 2024 ketika orang tua korban mengkhawatirkan kondisi kesehatan korban. Setelah diperiksa oleh bidan di Perum Puri Agung, korban dinyatakan positif hamil. 

Untuk memastikan kondisi tersebut, korban dibawa untuk melakukan USG di klinik, dan hasilnya menunjukkan bahwa korban telah hamil selama tujuh bulan.

Baca juga: Polisi Buru TY, Bapak-bapak Tersangka Pencabulan Anak Bawah Umur di Natuna

Orang tua korban yang terkejut langsung menanyakan hal tersebut kepada anaknya. Korban kemudian mengakui bahwa dirinya telah beberapa kali disetubuhi oleh tersangka OBS sejak akhir Agustus 2023. Tersangka diketahui merupakan saudara kandung korban.

Dengan alat bukti dan keterangan saksi yang cukup, Unit Opsnal Reskrim Polsek Sei Beduk bergerak cepat untuk mengamankan tersangka di rumahnya. Tersangka mengakui perbuatannya saat diinterogasi oleh polisi dan langsung dibawa ke Polsek Sei Beduk untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Setelah mendapat laporan, kami bergerak cepat dan berhasil meringkus tersangka di salah satu rumah kawasan Bukit Ayu Lestari," imbuh Alex.

Kini OBS diserahkan ke Polresta Barelang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dengan sangkaan pelanggaran Pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews