Penyidik KPLP Periksa 9 Kru Kapal SPOB Jeanita Usai Kebakaran di Perairan Bintan
Kapal SPOB Jeanita pada Jumat, 24 Mei 2024 pukul 01.00 WIB yang terbakar. (Foto: batamnews)
Bintan, Batamnews - Penyidik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pangkalan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, menyelidiki dan memeriksa beberapa kru terkait kebakaran yang terjadi di lambung kiri kapal SPOB Jeanita pada Jumat, 24 Mei 2024 pukul 01.00 WIB.
Kepala Pangkalan KPLP Kelas II Tanjung Uban, Sugeng Riyono, melalui Penyidik KPLP Kelas II Tanjung Uban, Aris, menjelaskan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh komponen panas pada mesin generator 1 yang mengeluarkan percikan api dan membakar lambung kiri kapal.
"Atas peristiwa itu, kami telah memeriksa 9 kru kapal. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sumber api berasal dari karet generator 1 yang panas dan mengeluarkan percikan api," ujar Aris kepada Batamnews.co.id pada Selasa, 28 Mei 2024.
Baca juga: Penyelidikan Terbakarnya Kapal SPOB Jeanita di Perairan Tanjung Uban, Bintan
Aris menambahkan, saat ini pihaknya hanya melakukan penyelidikan awal dengan mengumpulkan keterangan dari para kru kapal yang akan diserahkan ke Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP).
"Kami hanya melakukan penyelidikan awal dan meminta keterangan dari kru kapal, resume akan kami serahkan ke KUPP untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Aris.
Penyidik KPLP memastikan bahwa kejadian ini adalah musibah tanpa unsur kesengajaan dari kru kapal SPOB Jeanita.
"Dari hasil pemeriksaan, kami memastikan tidak ada unsur kesengajaan atau kelalaian dari kru kapal, semua sudah sesuai SOP," terangnya.
Baca juga: Kapal SPOB Jeanita Pertamina Terbakar di Perairan Tanjung Uban Bintan
Kepala Pangkalan KPLP Kelas II Tanjung Uban, Sugeng Riyono, mengimbau seluruh pemilik dan nakhoda kapal agar melengkapi dan memperhatikan alat keselamatan sesuai prosedur dan peraturan berlayar yang berlaku.
"Guna mencegah dan mengantisipasi kondisi darurat, kami mengimbau agar pemilik dan nakhoda kapal melengkapi dan memperhatikan alat keselamatan yang sesuai prosedur," imbaunya. (CR 2)
Komentar Via Facebook :